Ilustrasi ibu dan anak sedang melakukan olahraga yoga (wellnessliving.com/Edited by Herstory)
Ketika memiliki anak, pasti setiap orang tua ingin memberikan yang terbaik. Bukan hanya memenuhi fasilitas yang dibutuhkan, tetapi juga memastikan bahwa anak akan tumbuh dan berkembang secara maksimal.
Namun, biasanya para orang tua hanya memperhatikan asupan nutrisi lewat makanan saja. Padahal ternyata aktivitas fisik juga penting dilakukan saat masa pertumbuhan anak lho.
Ketika diwawancara secara eksklusif oleh HerStory, Eka Herdiana selaku Nutrisionis Nestlé Indonesia menjelaskan betapa pentingnya asupan nutrisi yang seimbang serta aktivitas fisik harian anak.
"Pedoman gizi seimbang enggak cuma sekedar memperhatikan asupan gizi dalam membantu mendukung pertumbuhan dan perkembangan, tapi sebenarnya minum air putih, beraktivitas fisik, menjaga kesehatan imunitas itu juga merupakan bagian dari pola hidup sehat," kata Eka.
"Olahraga dalam hal ini aktivitas fisik sebenarnya kan bisa dijadikan banyak manfaat, jadi baik untuk perkembangan fisiknya, mendukung supaya anak tetap bergerak, supaya makanan yang dikonsumsi itu kan menjadi energi yang masuk harus dikeluarkan dengan seimbang melalui aktivitas fisik atau olahraga," sambungnya lagi.
Di samping itu juga ada manfaat dari olahraga, seperti dapat memaksimalkan perkembangan motorik dan juga sensorik. Metabolisme dan peredaran darah juga menjadi lancar apabila rajin berolahraga.
"Dengan begitu penting untuk menyisipkan olahraga dalam pola hidup anak sedini mungkin. Secara konprehensif stimulasi dapat, asupan gizi dapat, dan juga bisa mengembangkan kemampuan motorik dan sensorik ada juga perkembangan fisik yang berkaitan dengan otak," beber Eka.
Eka pun menjelaskan bahwa olahraga yang dilakukan enggak perlu yang terlalu berat, seperti lari atau aerobik. Untuk mengenalkan olahraga pada anak bisa diselipkan dengan main sehingga jadi solusi anak untuk aktif secara fisik.
Selain itu, Eka juga menjelaskan bahwa masa-masa pertumbuhan anak yang paling krusial berada pada rentang usia 5 hingga 15 tahun. Pada masa ini, anak mengalami pertumbuhan serta perkembangan yang sangat signifikan.
"Bicara soal usia 5 sampai 15 tahun, pasti kita tahu ya mungkin sebelumnya kita memastikan bahwa 1000 hari pertama itu adalah masa-masa krusial karena di situ adalah pondasi-pondasi tumbuh kembang anak hingga usia 5 tahun. Tapi ternyata sebenarnya itu akan berlanjut 5-15 tahun. Pada masa ini ada 3 komponen penting, yaitu perkembangan kognitif, perkembangan fisik, dan behavior. Nah pada masa ini perkembangan fisik paling mudah dilihat, terutama perempuan," jelas Eka.
"Kemudian perkembangan kognitif, saat fondasinya sudah ada, volume otaknya sudah terbentuk di usia 5-15 tahun adalah masa-masa di mana anak mengembangkan neuron-neuron otak, jadi banyak sekali koneksi yang disambungkan dan membuat kinerja otak menjadi lebih maksimal. Makanya biasanya di usia ini anak sangat aktif belajar karena otaknya sudah mulai berkembang," lanjutnya lagi.
Sementara perkembangan behavior menurut Eka menjadi hal yang tak boleh luput dari perhatian orang tua. Pasalnya perubahan sikap anak akan terjadi pada rentang usia ini. Jika sebelumnya anak malu-malu, tapi di usia ini anak-anak sudah mulai berhasil membentuk rasa percaya dirinya.
Untuk itu penting sekali membentuk anak agar tumbuh percaya diri karena mempengaruhi masa depannya. Orang tua harus mengarahkan anak ke behaviour yang positif agar anak bisa berkembang secara maksimal.
Dengan pentingnya olahraga fisik, Milo meluncurkan platform edukasi digital Milo Activ Academy. Melalui program ini, diharapkan semakin banyak keluarga dan anak di Indonesia termotivasi untuk menjalankan gaya hidup sehat dan aktif meski di rumah saja.
"Milo activ akademi mencoba memberikan cara-cara olahraga yang baik dan benar, jadi gerakannya juga diperhatikan. Gerakan ini bisa dilakukan di rumah dengan adanya keterbatasan di masa pandemi. Olahraga juga bisa jadi alternatif untuk mengisi waktu luang," tukas Eka.
Milo Activ Academy bisa diakses melalui situs resmi Milo. Di dalamnya terdapat panduan serta pilihan olahraga yang menarik untuk dilakukan si kecil agar bisa aktif meski sedang di rumah saja.