Ilustrasi pasangan suami istri. (Pinterest/freepik)
Umumnya gejala darah tinggi atau hipertensi ditandai dengan sakit kepala, pengelihatan buram, mimisan, hingga sesak napas. Tapi, ternyata bukan hanya itu lho.
Faktanya gangguan seksual juga bisa menjadi salah satu tanda bahwa kamu menderita hipertensi. Dilansir dari Express UK, tekanan darah tinggi membuat pembuluh darah di organ vital bekerja lebih ekstra dari keadaan normal. Jika ini terjadi akan meningkatkan risiko penyakit yang mematikan, seperti jantung dan stroke.
Menurut ahli gizi Dr Sarah Brewer lebih dari dua pertiga dari semua pasien hipertensi pria melaporkan bahwa mereka mengalami gangguan seksual, yakni sulit untuk ereksi atau disfungsi ereksi. Belum banyak yang tahu, ternyata kondisi ini berkaitan erat dengan tekanan darah tinggi lho.
Ketika tekanan darah di tubuh terlalu tinggi, itu bisa menyebabkan dinding pembuluh darah menebal sehingga mengurangi aliran darah. Ketika aliran darah berkurang, ini yang menyebabkan impotensi persisten pada pria.
Selain itu, saat mengalami hipertensi terjadi juga penembalan dinding pembuluh darah. Hal ini pun membuat penis sulit untuk ereksi.
"Penelitian baru menunjukkan bahwa tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko disfungsi ereksi pada pria," kata Dr Sarah dikutip dari Express (30/8/2021).
"Penelitian terbaru menunjukkan bahwa rendahnya kadar hormon melatonin dapat menyebabkan hipertensi. Rendahnya kadar melatonin juga terkait dengan disfungsi ereksi," lanjutnya.
Meski begitu, hal ini harus dipastikan oleh ahli. Ketika mengalami impotensi, belum tentu mengidap darah tinggi. Jika mengalami kedua masalah tersebut sebaiknya harus segera mengunjungi dokter untuk berkonsulltasi.