Menu

Khasiat Mujarab Semangka, Bisa Tekan Darah Tinggi dan Turunkan Kolesterol

02 September 2021 14:45 WIB

Potongan buah semangka. (Unsplash/Tanalee Youngblood)

HerStory, Jakarta —

Tekanan darah tinggi sering disebut sebagai 'silent killer'. Hal ini disebabkan karena banyak orang yang tak menyadari menderita tekanan darah tinggi padahal itu sangat mengancam nyawa.

Darah tinggi memiliki gejala termasuk sakit kepala parah, darah dalam urin dan masalah penglihatan. Kondisi yang disebut juga hipertensi ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, ginjal otak, dan penyakit lainnya.

Meski begitu, ada satu buah yang secara signifikan dapat menurunkan tekanan darah dan juga dan membantu mengelola kadar kolesterol. Ya, buah tersebut adalah semangka.

Semangka hanya mengandung 46 kalori per cangkir, dan tinggi vitamin C, A dan senyawa tanaman kesehatan lainnya. Kandungan ini telah terbukti secara drastis ampun mengatasi tekanan darah dan kadar kolesterol.

Semangka untuk Darah Tinggi

Di dalam semangka terdapat asam amino yang bisa meningkatkan kadar oksida nitrat. Ini juga dikenal sebagai zat yang berguna untuk mengendurkan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah.

Sebuah studi yang dilakukan oleh Profesor Arturo Figueroa dari Universitas Negeri Florida menemukan bahwa semangka dapat secara signifikan mengurangi tekanan darah pada orang yang kelebihan berat badan, baik saat istirahat maupun saat sedang stres.

Penelitiannya menunjukkan bahwa mengkonsumsi semangka memiliki dampak positif pada tekanan darah aorta dan parameter vaskular lainnya.

Semangka untuk Kolesterol

Penelitian lebih lanjut telah menemukan bahwa semangka juga dapat membantu mengelola kadar kolesterol tinggi dalam darah. Biji semangka, khususnya, mengandung asam lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda yang mengurangi kadar LDL (kolesterol jahat) dalam aliran darah. LDL adalah bentuk kolesterol yang menumpuk di arteri, meningkatkan risiko serangan jantung atau stroke.

Selain itu, semangka mengandung serat larut yang tinggi, yang tak dapat dipecah selama pencernaan. Ini membantu mengisi tubuh, dan mencegah individu dari makan makanan peningkat kolesterol lainnya.

Meskipun kolesterol tinggi biasanya enggak memiliki gejala yang jelas, pengelolaannya sangat penting untuk kesehatan yang optimal, dengan kadar kolesterol tinggi yang meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Artikel Pilihan