Ilustrasi tensi darah. (pinterest/freepik)
Apakah kamu salah satu penderita darah tinggi atau hipertensi, Beauty? Nah, bagi para penderita penyakit ini tentu sudah sangat sering mendengar anjuran dokter untuk memilah dan memilih asupan harian. Sebabnya, makanan tersebut bisa saja menyebabkan kenaikan tekanan darah.
FYI, hipertensi pada dasarnya dipengaruhi oleh beberapa faktor. Tapi, makanan adalah salah satu yang punya pengaruh besar, terutama yang mengadung asupan tinggi garam.
Adapun, WHO sendiri menyarankan asupan garam dalam sehari dibatasi kurang dari 5 gram per hari atau kurang dari 1 sendok teh.
Lalu, apa saja sih makanan pantangan bagi penderita darah tinggi? Dikutip dari laman klikdokter.com, Selasa (7/9/2021), berikut HerStory rangkum daftranya.
Daging yang sudah diproses dan disimpan dalam kemasan, seperti sosis, merupakan makanan pantangan darah tinggi yang paling utama. Sebab, produk ini banyak mengandung natrium.
Tak semua frozen food ‘haram’ bagi penderita darah tinggi. Frozen food yang mengandung natrium yang tinggilah yang perlu dihindari. Misalnya pizza, karena dapat mengandung 700 mg natrium dalam satu potongnya.
Inget Beauty, makanan kaleng, seperti sarden dan kornet, cenderung memiliki kadar natrium yang tinggi.
Sudah bukan rahasia lagi jika kadar garam dalam makanan cepat saji (fast food) bisa sangat tinggi. Karena garamsendirimenjadi syarat penting untuk menambah rasa nikmat. Di samping itu, makanan cepat saji mengandung lemak trans dan lemak jenuh yang dapat berisiko meningkatkan kadar kolesterol darah. Pada akhirnya, kolesterol yang tinggi ini dapat meningkatkan tekanan darah tinggi.
Bukan hanya garam, faktanya, gula juga dapat memengaruhi tekanan darah. Konsumsi gula secara berlebihan juga dapat berisiko meningkatkan berat badan hingga alami obesitas. Dalam sehari, batas maksimal gula yang masih aman dikonsumsi pria sekitar 9 sendok teh, dan 6 sendok teh untuk wanita.
Sebaiknya penderita hipertensi menghindari konsumsi makanan yang banyak mengandung butter atau margarin karena mengandung garam dan lemak jenuh yang cukup tinggi.
Studi menyebutkan bahwa konsumsi tiga gelas alkohol atau lebih dapat menjadi penyebab tekanan darah tinggi
Salad sering dianggap sebagai makanan sehat. Sayuran dan buah-buahan dalam salad memang sangat menyehatkan. Akan tetapi, berhati-hatilah dengan dressing yang digunakan untuk menambah cita rasa salad.
Pasalnya, dressing salad berbentuk saus mengandung garam, gula, dan lemak jenuh yang tinggi.
Salah satu bagian ternikmat dari ayam adalah kulitnya. Namun perlu waspada ya Beauty, Kulit ayam mengandung kolesterol yang tinggi. Selain itu, dalam pengolahannya, sering kali ditambahkan banyak garam.
Ingat, kamu juga harus menghindari mengonsumsi ikan asin terlalu sering dan banyak ya, Beauty. Kandungan garam dalam ikan asin sudah jelas sangat tinggi.
Menurut dr. Dyan Mega Inderawati, Serupa dengan daging olahan, makanan seperti saus tomat, sambal, dan pasta sejenis juga merupakan sumber natrium yang berbahaya bila terus dikonsumsi penderita hipertensi. Bayangkan saja, setengah cangkir saus tomat dapat mengandung lebih dari 600 mg sodium.
dr. Astrid Wulan Kusumoastuti, pun menyebut,jika Minuman ringan dan bersoda kebanyakan hanya mengandung gula dan kalori tanpa nutrisi lainnya. Satu kaleng soda umumnya mengandung lebih dari 9 sendok teh gula atau total 39 gram, yang bahkan melebihi jumlah maksimal anjuran gula tambahan per hari.
Serupa dengan minuman ringan, permen tidak mengandung nutrisi selain gula dan kalori. Jika ingin camilan manis, pilihlah buah-buahan yang kaya akan vitamin dan dapat menunda lapar.
Nah, Beauty, selain menyingkirkan deretan makanan di atas, penderita hipertensi dianjurkan untuk mengonsumsi sayur dan buah yang memenuhi minimal 50% makanan dalam sehari. Sebabnya, kandungan kalium dalam sayur dan buah dipercaya dapat mengurangi efek natrium dalam tubuh. Semoga infonya bermanfaat ya, sehat selalu!