Ilustrasi sakit maag (HelloSehat/Edited by HerStory)
Makanan penyebab Gerd perlu diketahui, terutama jika kondisi penyakit tersebut sudah terlampau parah. Penyakit Gerd atau Gastroesophageal Reflux Disease merupakan suatu kondisi di mana isi lambung secara teratur naik menuju ke kerongkongan. Umumnya kondisi ini bersifat jangka panjang, serta bisa menyebabkan gejala yang tidak nyaman, salah satunya heartburn serta nyeri pada perut bagian atas.
Ciri-ciri Gerd yang paling kentara adalah ada kenaikan asam lambung yang presisten dan terjadi lebih dari dua kali seminggu. Mengingat penyakit Gerd sangat berhubungan erat dengan sistem pencernaan, maka memerhatikan makanan penyebab Gerd sangat penting diketahui.
Jika tak menghiraukan jenis makanan penyebab Gerd, mungkin bisa menjadi pemicu atau penyebab Gerd kumat bahkan bisa menjadi lebih buruk. Maka dari itu, penderita Gerd harus berhenti atau mengurangi konsumsi sejumlah makanan penyebab Gerd tersebut.
Lantas apa saja jenis-jenis makanan penyebab Gerd? Berikut ini rangkum mengenai makanan penyebab Gerd yang patut diwaspadai.
Makanan Pedas
Makanan penyebab Gerd yang paling dikenal adalah jenis makanan pedas. Bahkan, makanan ini bisa membuat Gerd menjadi lebih parah.
Pada beberapa penelitian menunjukkan jika makanan pedas dapat menyebabkan sakit perut serta gejala terbakar, terutama jika seseorang memiliki gangguan fungsi pencernaan. Jenis makanan pedas seperti cabai atau lada secara teratur dapat meningkatkan gejala Gerd.
Makanan Asam
Selanjutnya, makanan penyebab Gerd adalah jenis makanan asam seperti jeruk, nanas, dan saus tomat. Makanan penyebab Gerd ini bisa menyebabkan iritasi kerongkongan dan menyebabkan rasa tidak nyaman cukup parah pada penderita Gerd. Itulah mengapa, makanan penyebab Gerd ini harus dihindari atau setidaknya dibatasi.
Makanan Tinggi Lemak
Konsumsi makanan berlemak tinggi akan menjadi penyebab heartburn dan naiknya asam lambung. Makanan berlemak bisa membuat sfingter esofagus di bagian bawah menutup sempurna dan menciptakan celah untuk asam lambung mengalir ke atas.
Makanan berlemak juga cenderung lebih sulit dicerna serta akan memperlambat pengosongan perut. Ada pun jenis makanan berlemak seperti santan, daging merah, keju, atau susu murni.
Makanan Mengandung Kafein dan Soda
Kafein juga salah satu makanan penyebab Gerd yang patut dihindari. Dokter biasanya menyarankan penderita Gerd untuk tidak mengonsumsi teh atau kopi. Kafein diketahui bisa memicu asam lambung naik.
Jenis menu bersoda atau berkarbonasi juga salah satu penyebab Gerd. Soda dan minuman berkarbonasi lainnya bisa menyebabkan refluks asam. Gelembung karbonasi yang ada di dalam perut, serta peningkatan tekanannya, berpotensi tinggi menjadi penyebab kenaikan asam lambung.
Makanan Asin
Penelitian menunjukkan jika diet yang tinggi sodium akan menyebabkan refluks asam yang bisa menyebabkan Gerd pada beberapa orang. Jenis makanan penyebab Gerd ini selama periode waktu tertentu dapat meningkatkan risiko naiknya asam lambung.
Dengan memahami beragam makanan penyebab Gerd di atas, hendaknya para penderita bisa lebih waspada dan memberi perhatian lebih dengan apa yang dikonsumsi.