Ilustrasi makanan yang dibungkus kertas. (Pinterest/Chez Jorge)
Kertas koran memang menjadi salah satu alternatif untuk para penjual membungkus makanannya. Selain mudah didapat, koran pun memiliki nilai yang tak terlalu mahal sehingga bisa menguntungkan para penjual. Kertas yang biasa dipakai pun biasanya kertas bekas soal ujian, atau kertas bekas lainnya.
Namun, ternyata, kertas koran ini bisa membahayakan tubuh lho.
"Membungkus makanan di koran adalah praktik yang tidak sehat dan makanan semacam itu berbahaya bagi kesehatan, bahkan jika makanan telah dimasak secara higienis," kata Otoritas Standar, Keamanan, dan Makanan India (FSSAI) seperti yang dikutip dari NDTV.
"Tinta cetak juga mungkin mengandung warna, pigmen, aditif, dan pengawet yang berbahaya. Selain kontaminan kimiawi, keberadaan mikro organisme patogen di koran bekas juga berpotensi menimbulkan risiko bagi kesehatan manusia," imbuhnya.
Badan penasihat kesehatan ini juga mengatakan bahwa bahkan kotak kertas atau karton yang terbuat dari kertas daur ulang masih dapat terkontaminasi bahan kimia berbahaya seperti ftalat yang bisa menyebabkan masalah pencernaan dan juga menyebabkan keracunan parah.
Berikut bahaya mengonsumsi makanan yang dibungkus oleh kertas koran, dilansir dari berbagai sumber, Rabu (22/9/2021).
Tinta yang digunakan dalam koran bisa terserap dalam makanan. Pelarut kimiawi dalam tinta juga mudah mengontaminasi makanan. Hal ini yang membuat berbahaya pada kesehatan dan meningkatkan risiko kanker.
Koran juga mengandung grafit yang apabila tertelan bisa membuat tubuh tidak mampu menghilangkan racun atau metabolitnya melalui ekskresi. Jika kandungan ini terus menumpuk maka akan menyebabkan masalah yang berhubungan dengan paru-paru dan ginjal.
Untuk menyerap atau merendam minyak berlebih dari gorengan atau makanan berminyak lainnya lebih disarankan menggunakan kertas tisu atau tisu dapur. Jika harus menggunakan kertas, maka usahakan gunakan kertas yang tidak mengandung tulisan cetak.
Koran daur ulang yang mengandung benzophenones dan minyak mineral bisa mengganggu siklus reproduksi wanita lho.
Kementerian Kesehatan Malaysia pun membuat peraturan untuk mencegah meluasnya gangguan kesehatan akibat kertas koran yang dipakai penjual makanan untuk membungkus dagangan mereka.
Itulah bahaya yang ditimbulkan jika kamu mengonsumsi makanan yang dibungkus dengan kertas koran atau kertas bekas. Sebaiknya, bawa tempat makanmu sendiri supaya terhindar dari berbagai penyakit tersebut, ya!