Ilustrasi mencium bayi (Sleepbaby.org/Edited by HerStory)
Siapapun pasti selalu merasa gemas melihat bayi apalagi dengan wajahnya yang lucu ditambah pipinya yang chubby. Tak salah banyak juga yang selalu ingin menciumnya karena sayang dan gemas.
Tetapi dibalik rasa menggemaskan dengan mendaratkan ciuman pada bayi terlalu sering atau main sembarang menciumnya begitu saja justru dapat memicu masalah kesehatan bagi bayi.
Hal ini dikarenakan daya tahan tubuh bayi yang masih lemah dibandingkan orang dewasa. Sehingga dirinya ini lebih rentan terpapar virus dan bakteri.
Jadi penting banget untuk memproteksi bayi demi kesehatannya dan meminimalkan rasa cemas bagi sang ibu. Bukannya lebay, tapi ini penting untuk diketahui dan dipahami.
Melansir dari berbagai sumber (7/10/2021), berikut ini 5 bahaya mengintai jika nekat sembarangan dan sering mencium bayi.
Jika Moms mendapati bayi lebih rewel, muncul luka pada sekitar bibir atau kulitnya, demam, nafsu makan atau minum menurun, gusi merah bahkan muncul benjolan pada leher sebaiknya segera periksakan si kecil ke dokter.
Dikhawatirkan hal tersebut merupakan gejala dari herpes simpleks yang jika dibiarkan bisa memicu komplikasi berbahaya seperti herpes genital, gangguan penglihatan sampai kerusakan otak. Terlebih jika virus ini sudah masuk ke dalam tubuh, ia akan tinggal seumur hidup.
Siapa sangka berawal dari ciuman sebagai tanda gemas dapat berujung hal yang mengancam nyawa? Penularannya bisa jadi bukan dari sekadar ciuman tapi bisa juga dari bersin yang terkandung bakteri dan virus ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut).
Dampaknya pada bayi enggak cuma membuatnya sulit bernafas, tetapi juga lemas, kurang menyusui, demam, batuk dan pilek.
Selain bisa mentransfer virus dan bakteri ISPA, ciuman yang menganding air liur bisa jadi memaparkan bakteri streptococcus mutans. Bakteri ini bisa mempengaruhi jaringan lunak dan gusi bayi yang secara tak langsung bisa merusak gigi bayi berkembang.
Orang dewasa yang mencium bayi sambil menggunakan riasan juga bisa menyebarkan virus dan bakteri yang memicu reaksi alergi bahkan autoimun pada bayi.
Hal ini dikarenakan pada riasan wajah sejatinya pasti mengandung zat berbahaya jika bersentuhan dengan anak kecil. Seperti gluten yang menyebabkan autoimun, paraben, formaldehyde dan pewarna lain yang bisa memicu kanker.
Meningitis merupakan kondisi yang dapat mengancam nyawa bayi jika tak ditangani dengan tepat dan cepat. Bayi akan menunjukkan gejala lemas, demam, kejang, muntah disertai hilangnya nafsu makan atau menyusui, dan lebih sering tidur sampai sulit dibangunkan.
Nah gimana? Seram ya padahal cuman dari ciuman sebagai tanda kasih sayang dan menggemaskan. Jadi, bukannya lebay tapi memberikan perlindungan bagi anak merupakan sebuah kewajiban.
Enggak lupa, berikan pengertian secara tenang dan perlahan jika ada orang lain yang ingin menyentuh bahkan mencium si kecil ya, Moms!