Menu

Bisa Turunkan Risiko Kanker, Ini 5 Manfaat Lainnya dari Donor Darah

15 Oktober 2021 12:00 WIB

Ilustrasi donor darah. (Unsplash/Edited by HerStory)

HerStory, Bandung —

Donor darah plasma konvalesen kini menjadi salah satu metode penyembuhan pasien Covid-19.

Plasma konvalesen sendiri merupakan plasma darah yang diambil dari pasien Covid-19 yang telah sembuh, dan kemudian diproses agar dapat diberikan kepada pasien yang sedang dalam masa pemulihan setelah terinfeksi.

Umumnya, pria boleh mendonorkan darah setiap 12 minggu (3 bulan). Sedangkan, wanita bisa mendonorkan darahnya stiap 16 minggu (4 bulan) dan maksimal 5 kali dalam 2 tahun karena pria biasanya memiliki lebih banyak persediaan zat besi daripada wanita.

Selain bermanfaat bagi orang yang membutuhkan, donor darah juga bermanfaat untuk pendonor lho. Kira-kira apa saja ya manfaatnya?

Yuk, simak penjelasan berikut ini, dikutip dari berbagai sumber, Jumat (15/10/2021).

1. Menurunkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah

Donor darah secara rutin diketahui bisa bermanfaat untuk menurunkan kekentalan darah. Semakin kental darah yang mengalir, semakin tinggi pula kemungkinan terjadinya gesekan antara darah dan pembuluh darah.

Gesekan ini pun bisa merusak sel-sel dinding pembuluh darah yang selanjutnya bisa meningkatkan risiko terjadinya sumbatan pembuluh darah. Kondisi ini lah yang bisa meningkatkan risiko penyakit jantung.

Menurut American Journal of Epidemiology, kegiatan donor darah dapat menurunkan risiko penyakit jantung sebesar 33 serangan jantung sebesar 88%. American Medical Association mengatakan dengan mendonorkan darah setiap 6 bulan sekali dapat menurunkan risiko serangan jantung dan stroke pada usia 43-61 tahun.

Hal tersebut karena donor darah juga membantu tubuh untuk membuang kelebihan zat besi. Zat besi yang berlebihan dalam darah dapat menyebabkan oksidasi kolesterol. Hasil dari proses oksidasi tersebut dapat menumpuk pada dinding arteri dan meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung dan stroke.

Melalui donor darah, kadar zat besi dalam tubuh dapat menjadi lebih stabil dan menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah.

2. Menurunkan risiko kanker

Manfaat donor darah selanjutnya adalah mencegah kanker. Ini juga masih berhubungan dengan jumlah zat besi yang berkurang saat melakukan donor.

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of National Cancer Institute, kelebihan zat besi dapat menyebabkan kerusakan radikal bebas yang membuat tubuh lebih berisiko terhadap kanker dan penuaan.

3. Membantu menurunkan berat badan

Menurut University of California San Diego, mendonorkan darah sebanyak 450 mililiter ternyata dapat membakar sebanyak 650 kalori. Itu sebabnya, donor darah juga bermanfaat untuk menjaga berat badan tetap ideal dan mencegah risiko obesitas.

Meski begitu, jangan menjadikan donor darah sebagai ‘ajang’ menurunkan berat badan ya. Ini dikarenakan donor darah secara berlebihan bisa berbahaya bagi kesehatan.

4. Mendeteksi penyakit serius

Setiap kali hendak mendonorkan darah, maka kamu akan menjalani pemeriksaan dasar rutin, seperti pemeriksaan berat badan, suhu tubuh, nadi, tekanan darah, dan kadar hemoglobin.

Selain itu, kamu juga akan diminta menjalani pemeriksaan darah untuk mendeteksi ada tidaknya penyakit menular, seperti HIV, hepatitis B, hepatitis C, sifilis, dan malaria. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penularan penyakit melalui transfusi.

Bagi pendonor, pemeriksaan ini tentu saja berguna untuk mendeteksi penyakit-penyakit tertentu secara dini. Jadi selain membantu orang lain yang membutuhkan darah, kamu juga dapat mendapatkan cek kesehatan secara cuma-cuma.

5. Membantu lebih sehat secara psikologis dan panjang umur

Sebuah penelitian dalam bidang psikologi menunjukkan bahwa orang yang mendonorkan darahnya dengan tujuan menolong orang lain memiliki risiko kematian yang lebih rendah. Hasil tersebut dibandingkan dengan mereka yang melakukan donor darah untuk kepentingan sendiri atau bahkan tidak mendonorkan darahnya sama sekali.

Manfaat donor darah yang tak kalah penting adalah fakta bahwa menyumbangkan hal yang tidak ternilai harganya kepada yang membutuhkan akan membuat kita merasakan kepuasan psikologis.

Artikel Pilihan