Menu

8 Kondisi Ini Jadi Biang Kerok Penyebab Hipertensi, Jangan Khawatir Bisa Dicegah Kok!

19 Oktober 2021 15:25 WIB

Ilustrasi seorang wanita mengidap hipertensi. (Pinterest/Freepik)

HerStory, Jakarta —

Beauty, kamu pasti udah tahu kan hipertensi didefinisikan sebagai peningkatan tekanan darah.

Nah, meskipun mungkin tampak gak berbahaya, namun dalam jangka panjang, hipertensi dapat berkontribusi pada penyakit kardiovaskular, neurologis, dan ginjal yang signifikan, lho!

Dilaporkan Eat This, diagnosis hipertensi biasanya dibuat dengan laporan berulang dari peningkatan tekanan darah di atas normal.

Nah, hipertensi sekunder biasanya disebabkan oleh kondisi medis kronis atau obat-obatan, termasuk sleep apnea, diabetes, masalah tiroid/adrenal, penyakit ginjal, sindrom Cushing, dan koarktasio aorta.

Sementara, hipertensi primer adalah jenis yang paling umum dan paling dapat dicegah, lho Beauty.

"Penyebabnya multi-faktor dan termasuk kecenderungan genetik dan faktor lingkungan," kata Dr.  Darren P. Mareiniss, MD, FACEP, Asisten Profesor Kedokteran Darurat Sidney Kimmel Medical College. 

Nah, dikutip dari media sindikasi Suara.com, berikut beberapa tanda umum penyebab hipertensi yang sebenarnya bisa kita cegah, antara lain:

1. Usia

Usia lanjut dikaitkan dengan peningkatan tekanan darah, lebih sering menimbulkan tekanan darah sistolik.

2. Obesitas

Indeks massa tubuh yang tinggi dapat membuat kamu lebih mungkin memiliki tekanan darah tinggi.

3. Riwayat Hipertensi Keluarga

Tekanan darah tinggi dapat diturunkan dalam keluarga.

"Hipertensi dua kali lebih umum pada orang dengan satu atau dua orang tua hipertensi," ungkap Dr. Mareiniss.

4. Gaya hidup tak sehat

Konsumsi alkohol berlebihan, penggunaan obat-obatan terlarang dan merokok merupakan kebiasaan buruk yang dapat meningkatkan risiko hipertensi.

5. Pola makan tinggi natrium 

Kelebihan natrium, lebih besar dari 3 gram natrium klorida sehari dapat meningkatkan peluang kamu terkena tekanan darah tinggi, lho.

6. Ras

Menurut Dr. Mareiniss, beberapa kelompok lebih rentan terhadap hipertensi daripada yang lain, termasuk komunitas Afrika-Amerika.

7. Stres

Stres sementara dapat meningkatkan tekanan darah.

8. Kurangnya Aktivitas Fisik

Gak berolahraga dapat membuat lebih berisiko terkena hipertensi. 

"Modifikasi gaya hidup dapat membantu mengobati atau mencegah hipertensi," ujar Dr Mareiniss.

Nah, semoga informasinya bermanfaat ya, Beauty!

Lihat Sumber Artikel di Suara.com

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.

Artikel Pilihan