Ilustrasi payudara kencang dan sehat (premiumorganic.id/Edited by HerStory)
Payudara kendur merupakan bagian dari perubahan penampilan payudara yang dialami sebagian besar wanita, terutama seiring bertambahnya usia. Berbagai faktor dapat menyebabkan payudara kendur, seperti usia, indeks massa tubuh (BMI), dan kehamilan. Beberapa peneliti juga mengaitkan riwayat merokok dengan payudara kendur.
Perubahan payudara kendur sepenuhnya hal yang alami dan umumnya tak berbahaya. Namun, beberapa wanita mungkin merasa tak percaya diri ketika mengalami payudara kendur.
Padahal faktanya ada beberapa kebiasaan yang tanpa sadar membuat payudara jadi lebih kendur lho. Berikut diantaranya:
Ternyata berolahraga terlalu keras juga berisiko menyebabkan payudara kendur. Apalagi kalau kamu berolahraga tanpa bra khusus yang dirancang untuk beraktivitas fisik.
Bra ini dikenal dengan istilah sport bra. Fungsinya adalah menopang payudara kamu dari gerakan yang terlalu cepat.
Olahraga seperti jogging, sepak bola, dan basket akan membuat payudara kamu berayun-ayun dalam kecepatan yang tinggi. Hal ini berisiko merusak kolagen dalam payudara. Maka, selalu kenakan bra khusus olahraga sebelum kamu beraktivitas fisik.
Rokok adalah salah satu musuh terbesar payudara. Kebiasaan kamu merokok tanpa disadari bisa memengaruhi bentuk payudara.
Racun-racun yang terkandung dalam rokok seperti nikotin bisa menghancurkan kolagen dalam kulit. Padahal, persediaan kolagen dalam tubuh wanita jumlahnya lebih sedikit dari laki-laki. Selain itu, rokok juga akan mengganggu peredaran darah ke permukaan kulit.
Akibatnya, payudara akan mengalami proses penuaan dini dan cepat mengendur.
Hati-hati kalau berat badan tak stabil. Kulit di sekitar payudara akan meregang mengikuti bentuk tubuh kalau berat badan naik.
Namun, ketika berat badan turun lagi, kulit membutuhkan waktu beberapa lama agar bisa kencang kembali.
Jadi, kamu sebaiknya menerapkan pola makan yang seimbang dan teratur supaya berat badan tak mudah naik turun dan payudara tetap ideal dan kencang.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.