Seorang anak laki-laki sedang minum. (Unsplash/Annie Spratt)
Mungkin stigma dalam masyarakat menganggap anak laki-laki lebih dekat dengan ibu, dan anak perempuan lebih dekat dengan ayah.
Terbukti secara ilmiah bahwa seorang ibu yang berhubungan dekat dengan anak laki-lakinya bisa membuatnya lebih kuat dan mandiri.
Benarkah hal ini dan apa alasan yang mungkin mendasarinya?
Dikutip dari GenPi.co (05/11/2021), beberapa alasan yang mungkin membuat anak laki-laki lebih dekat dengan ibu, antara lain:
Setiap anak memang akan mencari dukungan dan kenyamanan dari orang tua.
Namun, setiap kali anak laki-laki menangis atau melakukan kesalahan, mereka akan memilih untuk lari dan mencari perlindungan ke ibu.
Ini dikarenakan sosok ibu cenderung lebih menenangkan dan memanjakan bagi anak laki-laki, bukan menghakimi kesalahan anak.
Anak-anak yang lebih dekat dengan ibu memang sering dicap sebagai “anak mama” yang penuh dengan stigma manja.
Namun, mereka justru memiliki kecerdasan emosional yang lebih baik.
Anak-anak yang memiliki ikatan yang kuat dengan ibunya cenderung enggak terlibat dalam geng di sekolah, penyalahgunaan narkoba, atau pergaulan bebas di bawah umur.
Kedekatan anak laki-laki dengan ibu, khususnya saat masih balita rupanya sangat membantu dalam pertumbuhan dan perkembangan psikologi anak.
Pasalnya, kedekatan dengan ibu dapat membantu meningkatkan entusiasme dan ketekunan anak laki-laki dalam belajar hal baru.
Di samping itu, anak laki-laki yang dekat dengan ibu juga lebih mudah bersosialisasi, bekerja sama, dan bisa menahan egoisme yang dimilikinya.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.