Petai atau pete. (Shuttertock/Edited by HerStory)
Petai atau pete merupakan salah satu makanan yang sering dikonsumsi masyarakat Indonesia dan memiliki aroma yang khas.
Rupanya, petai memiliki beragam manfaat untuk kesehatan tubuh, salah satunya bisa menjadi obat berbagai penyakit berbahaya.
Melebihi buah apel, petai memiliki protein 4 kali lebih banyak, karbohidrat 2 kali lebih besar, fosfor 3 kali lipat, dan 5 kali lebih banyak vitamin A dan zat besi.
Enggak hanya itu saja, petai juga memiliki lebih banyak kandungan vitamin dan mineral dibandingkan dengan buah apel.
Berikut ini beberapa penyakit yang bisa dicegah dan disembuhkan dengan mengonsumsi petai secara rutin. Apa saja? Yuk, simak baik-baik, ya!
Petai yang kaya kandungan zat besi dapat membantu mendorong pembuatan hemoglobin dalam darah. Petai menjadi makanan yang sangat bermanfaat bagi penderita anemia untuk meningkatkan hemoglobin secara alami.
Sayuran dengan bau yang sangat kuat ini juga kaya kalium, tapi tetap rendah garam. Kandungan itu yang membuatnya ideal untuk mengontrol tekanan darah tinggi.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat pun mengakui petai mampu mencegah tekanan darah tinggi yang menyebabkan stroke dan jantung.
Berdasarkan penelitian di New England Journal of Medicine menemukan bahwa petai mampu mencegah kematian akibat stroke hingga 40 persen. Hasil ini juga berkaitan dengan manfaat petai untuk menurunkan tekanan darah tinggi.
Sementara itu, di Asia Tenggara biji petai justru dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk mengatasi diabetes, kudis, edema, radang ginjal, kanker, hepatalgia, nefritis, kolik, kolera dan obat cacing.
Nah, itulah beragam manfaat petai jika dikonsumsi secara rutin. Mau rasakan khasiatnya?
Lihat Sumber Artikel di Himedik.com
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Himedik.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.