Menu

Wanita dengan Berat Badan Ideal Bisakah Kena Diabetes? Begini Jawaban Dokter

10 November 2021 10:59 WIB

Alat cek gula darah. (Pixabay/Steve Buissinne)

HerStory, Bogor —

Beauty, disadari atau enggak, bentuk tubuh seseorang ternyata memegang peranan penting dalam menentukan risiko diabetes.

Penyakit diabetes sendiri sering disebut-sebut sebagai mother of disease karena bisa menyebabkan berbagai komplikasi penyakit lainnya.

Dan menurut riset, hampir 90% penderita diabetes tipe 2 mengalami kelebihan berat badan atau obesitas. Kelebihan berat badan juga meningkatkan risiko diabetes. Lantas, bagaimana dengan wanita yang memiliki berat badan ideal atau bahkan kurus, apakah tetap bisa terkena diabetes?

dr. Dante S. Harbuwono, Sp.PD, Ph.D, KEMD, Kepala Divisi Metabolik Endokrin Departemen Penyakit Dalam FKUI/RSCM, mengatakan, diabetes sendiri terbentuk dari dua hal utama.

“Pertama adalah faktor genetik dan yang kedua adalah faktor gaya hidup atau lifestyle seseorang.  Nah, seseorang yang mengalami kegemukan dan obesitas biasanya terjadi karena faktor gaya hidup,” tutur dr. Dante, dalam sesi webinar beberapa waktu lalu.

Pria yang kini menjabat sebagai Wakil Menteri Kesehatan RI ini bilang, jika seseorang mengalami obesitas karena gaya hidup, maka bisa menyebabkan insulin gak bekerja. Ia pun melanjutkan, pada orang obesitas itu bisa menyebabkan insulin mereka gak bekerja.

“Lalu, menyebabkan gula darah naik, maka terjadilah diabetes. Itu kalau seseorang mengalami diabetes karena gaya hidup,” ujarnya.

dr. Dante juga menuturkan, ada faktor lain yang dapat menyebabkan diabetes, yaitu faktor genetik seseorang. Dan menurutnya, ini gak perlu menjadi obesitas terlebih dulu, yang berat badan normal pun bisa mengalaminya.

“Untuk orang yang kurus ini, biasanya pankreas yang kena. Pasien diabetes yang kurus ini biasanya insulinnya sedikit karena pankreas mereka gak bisa memproduksi insulin. Produksi insulin yang sedikit ini juga bisa menyebabkan gula darah naik dan akhirnya terkena diabetes,” jelasnya.  

Meski orang gemuk memiliki risiko mengidap diabetes lebih besar, akan tetapi gak serta merta mereka yang kurus gak bisa mengidap diabetes. Mengingat penyakit ini kerap gak menimbulkan gejala, dr. Dante pun menyarankan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara teratur dan identifikasi diri sendiri apakah memiliki komplikasi diabetes atau enggaak.

"Kalau bapak dan ibunya kena diabetes  dia kena diabetes. Kalau bapaknya diabetes, dia akan terkena 30% untuk jadi diabetes. Kalau ibunya diabetes, dia akan terkena 30%. Kalau bapak dan ibunya terkena diabetes , dia akan terkena 60%. Kalau bapak atau ibunya terkena diabetes di usia lebih dari 40 tahun, 80% dia akan kena diabetes kemudian hari. Jadi enggak pandang gemuk, kurus," tukasnya.

dr. Dante juga mengatakan, penyakit diabetes sebetulnya bisa dicegah atau ditangani secepatnya, sehingga gak terjadi komplikasi. Upaya tersebut dilakukan dengan penerapan pola hidup sehat meliputi rajin makan sayur dan buah, tidak merokok, dan olahraga.

“Upaya lain adalah melakukan cek kadar gula darah teratur. Bagi yang tidak punya faktor risiko, pengecekan dilakukan satu kali dalam setahun. Sementara bagi yang berisiko sebaiknya dilakukan satu kali dalam enam bulan. Pengecekan memungkinkan upaya pencegahan dan deteksi secepatnya,” pungkasnya.

Nah Beauty, jadi, meskipun berat badanmu ideal bahkan kurus sekalipun, kamu tetap bisa terkena diabetes, apalagi jika kamu merokok, memiliki riwayat keluarga terkena diabetes, dan saat ini memasuki usia dewasa matang. 

So, lakukan perubahan gaya hidup untuk menurunkan risiko kamu terkena diabetes ya!

Artikel Pilihan