Ayah dan anak bermain bersama. (Pixabay/jonevilton)
12 November merupakan Hari Ayah Nasional. Ketika berbicara tentang mengasuh anak, kadang-kadang terasa seperti ayah ada di posisi kedua setalah ibu. Penggambaran ayah mendorong stereotip sebagai orang tua "sekunder" yang tak kompeten yang hampir tak sepenting ibu bagi anak-anak.
Akibatnya Ayah sering kali ditekan untuk menjadi yang paling terbelakang dalam hal mengurus anak. Padahal meskipun kasih sayang seorang ibu itu penting dan istimewa, memiliki figur ayah yang aktif memainkan peran yang sama pentingnya dalam perkembangan kesehatan anak lho.
Agar tak menyepelekan peran ayah dalam tumbuh kembang anak, yuk ketahui berikut adalah 5 efek penting peran ayah yang bisa memengaruhi perkembangan anak:
Ayah mungkin sedikit pasif dalam menjalani urusan rumah tangga, tetapi memiliki peran ayah dapat membantu meningkatkan kecerdasan emosional dan kemampuan memecahkan masalah anak.
Melansir Child Crisis Arizona (12/11/2021) studi menunjukkan bahwa anak-anak dengan ayah yang terlibat aktif sepanjang tahun pertama kehidupan anak mereka tampil lebih baik dalam penilaian perkembangan kognitif dan menunjukkan peningkatan kapasitas untuk rasa ingin tahu dan eksplorasi.
Anak-anak yang dibesarkan dengan ayah yang sering berhubungan dengan anak cenderung mendapat nilai lebih tinggi pada tes verbal dan matematika dan lebih kecil kemungkinannya untuk putus sekolah atau melakukan kejahatan remaja.
Dukungan emosional yang diberikan oleh seorang ayah kepada anaknya adalah hadiah yang tak ternilai harganya. Dengan peran ayah, itu bisa membantu anak-anak untuk memahami betapa mereka dihargai dan dicintai, anak-anak dengan ayah yang suportif lebih cenderung memiliki harga diri yang tinggi dan umumnya lebih bahagia dan lebih percaya diri.
Para ayah memberikan teladan laki-laki yang positif bagi anak-anak mereka dan membantu mempromosikan/memperkuat perilaku yang baik. Akibatnya, anak-anak yang dekat dengan ayah ayah cenderung memiliki lebih sedikit masalah perilaku dan kontrol impuls dan lebih tinggi memiliki tingkat kemampuan bersosialisasi. Anak-anak ini juga cenderung lebih berbelas kasih dan murah hati, dengan kesadaran yang meningkat akan kebutuhan dan hak orang lain.
Sudah jadi rahasia umum bahwa setiap orang memiliki cara pandang atau perspektif yang beberda, begitu juga antara ayah dan ibu. Jika anak hanya mendapatkan pelajaran dan ibu, itu bisa menghambat cara pandangnya.
Oleh sebab itu, jika ayah yang dekat dengan anak bisa memberikan perspektif yang berbeda. Orang tua yang aktif dengan pendekatan yang berbeda untuk mengasuh anak dapat menjadi cara yang bagus untuk mengekspos anak-anak ke berbagai pemikiran dan pemecahan masalah. Ayah yang aktif memiliki kesempatan unik untuk berbagi perspektif mereka tentang kehidupan dan mengajari anak-anak mereka keterampilan hidup yang berharga.
Memiliki ayah yang aktif berperan dalam kehidupannya membuat seorang anak merasa dicintai. Memiliki ayah sebagai sumber cinta dan dorongan yang tetap membantu memastikan bahwa anak-anak tumbuh bahagia dan sehat, dengan harga diri yang tinggi.