Menu

Waspada! Kenali 4 Tanda Obsesi yang Dikira Cinta

15 November 2021 21:15 WIB

Ilustrasi hubungan yang dikira saling mencintai ternyata terobsesi. (Freepik/teksomolika)

HerStory, Sukabumi —

Hubungan asmara yang dilandasi cinta dan obsesi tentu tak bisa disamakan. Apa perbedaan antara keduanya?

Jika dipenuhi cinta, umumnya akan ada rasa saling menjaga perasaan dan mendukung satu sama lain. Berbeda dengan hubungan yang penuh obsesi.

Seseorang bisa saja selalu ingin memantau pasangan secara berlebihan, takut kehilangan, mengontrol hidup pasangan, dan posesif berlebihan.

Nah, lantas seperti apa sih tanda dari obsesi itu? 

Berawal dari pikiran

Terjadinya obsesi dalam hubungan ditandai dengan selalu memikirkan dia tanpa memikirkan diri sendiri. Dari tanda ini, Beauty selalu ingin memantau dia setiap saat.

Jika sudah begini, bisa jadi pasangan tak nyaman denganmu hingga berakhir menjadi toxic relationship.

Posesif

Dari hubungan yang penuh obsesi tersebut, Beauty akan jadi pribadi yang posesif ke pasangan. Walau rasa cemburu sangat wajar karena takut kehilangan pasangan, jika dilakukan secara berlebihan, bisa-bisa hubungan menjadi toksik.

Jadi, cemburu sewajarnya saja. Jangan sampai cemburu berlebihan Beauty mengganggu pasangan.

Terus mengirim pesan

Komunikasi memang sangat penting dalam sebuah hubungan. Itu menjadi cara yang baik agar hubungan yang terjalin bisa langgeng. Walau komunikasi itu penting, jika terus mengirim pesan dan meneleponnya setiap saat, ini bisa membuat pasangan menjadi tak nyaman.

Tentunya, rasa obsesi pada pasangan bisa berdampak pada hubungan. Misalnya, lupa bahwa pasangan memiliki kesibukan.

Melupakan lingkungan sekitar

Terobsesi dengan pasangan tak hanya berdampak negatif pada hubungan saja. Beauty juga akan melupakan lingkungan sekitar, mulai dari teman hingga keluarga. Dari dampak ini, tentu Beauty akan kehilangan diri sendiri. 

Lihat Sumber Artikel di Dewiku.com

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Dewiku.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.

Artikel Pilihan