Menu

Waspada Ancaman Diabetes Burnout, Ciri-cirinya…

16 November 2021 09:38 WIB

Ilustrasi seorang wanita tengah mengalami burnout. (Pinterest/Freepik)

HerStory, Jakarta —

Beauty, pernahkah kamu mendengar istilah diabetes burnout?

Terkhusus buat kamu penyang diabetes, penyakit ini nyatanya bisa menimbulkan rasa frustrasi yang berujung menjadi burnout lho Beauty.

Menurut laman diabetes.co.uk sendiri, diabetes burnout syndrome merupakan istilah yang diberikan untuk rasa kecewa, frustrasi, dan menyerah yang kerap dirasakan para penyandang diabetes. 

Diabetes burnout sendiri ditandai dengan pengabaian total seseorang terhadap kadar gula darah dan diet mereka.

Adapun, penyebab utama diabetes burnout adalah stres karena kondisi penyakitnya. Dan, menurut laman hellosehat, tak ada ciri-ciri khusus dari burnout akibat diabetes. Meski begitu, penderita umumnya mengalami kondisi seperti:

  • Merasa seakan penyakitlah yang mengontrol hidup, bukan sebaliknya.
  • Menyendiri karena takut tak ada yang memahami perasaan.
  • Merasa marah, frustrasi, putus asa, dan kewalahan saat menghadapi berbagai hal yang berkaitan dengan penyakit diabetes.
  • Tak punya motivasi untuk meneruskan pengobatan sekalipun kamu khawatir akan kondisi tubuh sendiri.
  • Merasa kalah, gagal, atau pesimis terhadap masa depan.

Meskipun dianggap wajar, diabetes burnout syndrome bisa membahayakan nyawa lho Beauty, yakni bisa menyebabkan putus asa hingga ingin menyudahi hidup dengan cara memakan apa pun tanpa memperhatikan efeknya pada kadar gula darah.

Nah, hal ini tentunya bakal memperburuk diabetes yang diderita dan meningkatkan risiko komplikasi. Lebih parahnya, bahaya diabetes burnout dapat menyebabkan koma hingga kematian. Waduh!

Karenanya, untuk mengatasi diabetes burnout, dikutip dari laman Klikdokter, dr. Theresia menyarankan kamu penyandang diabetes agar tak terlalu memaksa diri.

“Jangan terlalu memaksakan diri, terlebih soal diet. Jika kesulitan, cobalah berubah sedikit demi sedikit, jangan terlalu ekstrem,” kata dr. Theresia.

dr. Theresia juga menyarankan, jika diabetes burnout terasa sangat mengganggu, sebaiknya kamu bisa meminta bantuan pada tenaga medis atau psikolog, Beauty.

“Bagi penyandang diabetes, agara tak terkena burnout, cobalah untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang disukai, seperti berkebun, memasak, menuliskan jurnal harian, dan melakukan meditasi. Atau, jika bosan dengan pola makan yang itu-itu saja, cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter. Mereka dapat merekomendasikan alternatif pola makan yang sehat dan seimbang, sesuai kondisi Anda,” saran dr. Theresia.

Semoga informasinya bermanfaat ya Beauty!

Artikel Pilihan