Ilustrasi gaya hubungan suami dan istri saat di ranjang (Shutterstock/Edited by HerStory)
Penggunaan pelumas ketika berhubungan intim itu penting, terutama bila kondisi Miss V kering. Karena ketika kondisi Miss V kering bisa menyebabkan proses penetrasi gak berjalan lancar.
Eitss, jangan asal gunakan benda sebagai pelumas. Apalagi produk makanan dan kosmetik yang memang memiliki efek sebagai pelembab. Pasalnya, menurut spesialis kandungan Maureen Whelihan, hal ini dapat memicu berbagai risiko seperti alergi hingga infeksi bakteri.
Berikut beberapa benda yang tak sebaiknya Anda gunakan sebagai pelumas, seperti dilansir dari laman sindikasi Suara.com.
Minyak goreng memang memiliki efek licin, tapi jangan sekali-kali gunakan minyak goreng untuk melumasi organ intim Anda. Pasalnya minyak dapat mempengaruhi efektivitas kondom dan menyebabkan infeksi pada organ intim Anda.
Terdengar aneh bukan, tapi faktanya ada sebagian pasangan yang menggunakan air ludahnya untuk melumasi organ intim dalam kondisi darurat. Sayangnya Whelihan menyebut hal ini tak efektif membuat organ intim Anda menjadi benar-benar licin. Anda justru memindahkan risiko infeksi bakteri pada vagina atau penis Anda dari rongga mulut.
Vaseline dengan bahan dasar petroleum jelly memang digadang-gadang memiliki banyak khasiat khususnya di dunia kecantikan. Tapi ada sebagian pasangan yany menggunakannya sebagai pelumas. Namun studi menunjukkan bahwa penggunaan vaseline sebagai pelumas dapat meningkatkan risiko infeksi bakteri sama seperti minyak lainnya.
Baby oil memang memiliki tekstur yang licin, sayangnya penggunaan baby oil di bagian organ intim dapat merangsang pertumbuhan jamur yang menyebabkan rasa gatal.
Losion mengandung pelembab dan parfum yang dapat memicu iritasi hingga bengkak jika digunakan pada organ intim. Jadi jika Anda tak mau mengalami akibat diatas, hindari penggunaan losion untuk melumasi organ intim Anda.
Lihat Sumber Artikel di Suara.com
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.