Menu

Penderita Diabetes Sering Pusing? Wah Bahaya, Ini 3 Penyebab yang Harus Diwaspadai!

30 November 2021 16:30 WIB

Ilustrasi sakit kepala. (Freepik/nakaridore)

HerStory, Jakarta —

Penyakit diabetes yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah membuat para penderitanya harus lebih waspada. Jika dibiarkan, diabetes bisa menjadi pemicu munculnya penyakit berbahaya lain.

Diabetes ini bisa disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya karena gaya hidup dan juga pola makan yang enggak sehat dan enggak terkontrol dengan baik.

Para penderita diabetes rupanya sering mengalami sakit kepala yang bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Lantas, apa penyebabnya dan bagaimana mengatasinya?

Mengutip dari laman Medical News Today (30/11/2021), berikut ini penyebab sakit kepala yang dialami oleh para diabetesi. Apa saja? Yuk, simak baik-baik, ya!

Hipoglikemia

Para diabetesi yang sering sakit kepala bisa jadi karena hipoglikemia. Hipoglikemia berarti kadar gula darah seseorang berada di bawah tekaran normal.

Hipoglikemia merupakan kondisi serius karena gula darah merupakan sumber energi atau bahan bakar utama bagi tubuh, termasuk pada otak. 

Hipoglikemiapada diabetesi dapat terjadi jika mereka enggak mengonsumsi karbohidrat dengan cukupp dan kadar insulin terlalu banyak.

Hiperglikemia

Hiperglikemia atau kadar gula darah tinggi adalah kondisi ketika kadar gula darah melebihi batas normal. Kondisi ini sering terjadi pada diabetesi yang enggak menjalani gaya hidup sehat.

Kondisi ini tentu sangat berbahaya karena dapat mengakibatkan penderitanya koma, bahkan bisa menghilangkan nyawa si penderitanya.

Perubahan hormon

Perubahan hormon juga bisa menjadi penyebab mengapa si penderita diabetes sering sakit kepala. Fluktuasi kadar gula darah dapat menyebabkan hormon epinefrin dan norepinefrin mengalami perubahan.

Ketika meningkat, kedua hormon ini bisa membuat pembuluh darah di otak menyempit dan menyebabkan sakit kepala pada penderita diabetes.

Nah, itulah beberapa penyebab mengapa penderita diabetes sering mengalami sakit kepala. Untuk mengatasinya, kamu harus menjaga kadar gula darah tetap normal, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, dan menjalani gaya hidup sehat.

Semoga bermanfaat, ya!

Share Artikel:

Oleh: Tasha Rainita

Artikel Pilihan