Ilustrasi wanita sedang merasa bersalah mengonsumsi cokelat. (Pinterest/Freepik)
“Hindari gula!” Itulah kata-kata yang sering didengar bagi penyandang diabetes. Pasalnya gula bisa meningkatkan risiko komplikasi yang mengancam nyawa penyandang diabetes karena akan terjadi lonjakan gula darah.
Diabetes tipe 2 merupakan jenis yang paling populer menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases. Jenis diabetes ini bisa menghambat cara tubuh menggunakan insulin. Meskipun tubuh terus memproduksi insulin, sel-sel tak meresponsnya seefektif saat normal.
Namun, faktanya semakin dilarang maka Anda akan semakin tertarik dengan makanan manis. Lantas bagaimana cara untuk menjinakkan keinginan mengidam makanan manis dan gula ketika Anda menderita diabetes? Berikut tips yang bisa dilakukan seperti dilansir dari healthshots (2/12/2021)
Berusahalah untuk memahami label makanan yang ingin Anda konsumsi. Ini akan membantu Anda memastikan asupan kalori yang dikonsumsi dan akan mendorong makan sehat.
Anda juga dapat menggunakan pemanis rendah kalori untuk menikmati rasa manis sambil memastikan kalori dan karbohidrat yang lebih rendah. Periksa label makanan dan perhatikan kelompok utama pemanis berkalori rendah seperti sucralose, acesulfame, sakarin, dan neotame.
Isomalt, maltitol, manitol, sorbitol dan xylitol adalah beberapa contoh alkohol gula. Stevia, pemanis alami, juga merupakan pilihan pemanis yang sehat dan rendah kalori.
Berhati-hatilah dengan makanan bebas gula karena mengandung alternatif penyedap kalori tinggi, tepung, dan bahan-bahan lain yang mengandung karbohidrat. Ingat hanya karena sesuatu diberi label 'bebas gula' tak berarti itu sepenuhnya sehat.
Tentukan sendiri makanan manis yang bisa dinikmati. Ini akan membantu mengatasi rasa ngidam. Anda bisa konsumsi makanan manis dari buah sehingga lebih sehat.
Selain itu, buah mengandung serat yang memperpanjang pencernaan sehingga cenderung menyebabkan lonjakan cepat kadar gula darah. Meskipun buah menjadi pilihan yang lebih sehat, penting bagi seseorang untuk mengontrol porsi dan tak berlebihan.