Menu

Penderita Diabetes Terluka? Jangan Dibiarkan, Begini Cara Obatinya!

03 Desember 2021 11:25 WIB

Ilustrasi timbul bercak merah pada kaki. (Pinterest/Freepik)

HerStory, Medan —

Diabetes melitus adalah penyakit jangka panjang yang ditandai dengan kadar gula darah di atas normal. Penyebab tingginya gula darah karena kurang insulin atau asupan gula yang terlalu tinggi.

Selain itu, penderita diabetes biasanya sering buang air kecil khususnya pada malam hari, sering merasa haus dan lapar, dan mudah lelah. Gejala lainnya adalah luka yang sulit sembuh.

Luka pada penderita diabetes sulit sembuh karena aliran darah yang terhambat. Kadar gula dalam darah terlalu tinggi sehingga menghambat sirkulasi darah ke kulit yang berguna untuk mengobati luka. 

Tak hanya itu, penderita diabetes juga memiliki imunitas tubuh yang lemah. Oleh karena itu, proses penyembuhan luka juga berjalan lambat.

Bukan hanya faktor fisik, bisa jadi cara pengobatan luka bagi penderita diabetes juga salah. Oleh karena itu, simak bagaimana cara mengobati luka yang tepat yang sudah Herstory rangkum dari berbagai sumber berikut.

  1. Bersihkan luka dengan air mengalir, keringkan, dan oleskan salep antibiotik.
  2. Kurangi tekanan pada luka.
  3. Kebersihan luka juga perlu dijaga agar kuman-kuman tak semakin berkembang dan menyebar. Hal ini dilakukan dengan cara melakukan perawatan luka berkala.
  4. Menghindari bagian yang luka terkena paparan langsung dengan lingkungan sekitar dengan cara menutupi luka dengan perban.
  5. Bersihkan luka secara teratur.
  6. Hubungi dokter jika tidak sembuh atau membaik dalam 48 jam.

Artikel Pilihan