Menu

Dear Moms, Anak Sering Melempar Makanannya? Ikuti Tips Ini Agar Si Kecil Berhenti Melempar Makanan

07 Desember 2021 17:20 WIB

Anak belajar makan sendiri dengan mengembangkan gerakan pincer grasp atau menggenggam. (freepik/edited by herstory)

HerStory, Bekasi —

Mungkin banyak orang tua yang merasa lelah menghadapi si kecil yang sering membuang atau melempar makanan saat sedang disuapi. Ini merupakan kebiasaaan normal, karena sebagian anak melewati fase melempar makanan di tahun-tahun awal.

Melempar makanan merupakan hasil dari belajar bagaimana mengontrol dan mengoordinasikan makanan, dan mengembangkan keterampilan motorik halus.

Pada bayi usia enam sampai delapan bulan, jarang sekali membuang makanan dengan sengaja. Untuk bayi yang lebih besar (sembilan hingga 12 bulan), itu menjadi latihan dalam mempelajari sebab-akibat.

Ketika si kecil melempar makanan sebaiknya Moms jangan memarahinya. Akan tetapi bukan berarti Moms membiarkan ini begitu saja, dan menjadi kebiasaan yang sulit dihilangkan.

Jadi, cobalah terapkan beberapa tips membantu Si Kecil belajar berhenti menjatuhkan atau melempar makanannya.

Tawarkan pilihan

Kebanyakan balita suka memilih apa yang mereka konsumsi. Moms dapat memberi Si kecil dua atau tiga pilihan. Ini akan membuat Si Kecil lebih tertarik dengan pilihan makanan mereka. Moms dapat merotasi antara susu, sayuran, dan buah-buahan.

Makan bersama Si Kecil

Si Kecil akan merasa sangat dicintai saat Moms memberikan perhatian untuknya. Saat Moms berada di sampingnya, Si Kecil akan makan dan mulai berbicara. Ini bisa menjadi kesempatan baik untuk menanamkan nilai-nilai tertentu dan mencegah potensi perilaku buruk yang mungkin terjadi.

Sediakan makanan dengan porsi kecil

Moms pasti ingin menyediakan makanan sehat untuk Si Kecil. Namun, jangan lupa bahwa Si Kecil gak akan dapat memakan begitu banyak makanan sekaligus. Moms pun perlu menyadari bahwa semakin banyak makanan di piringnya, artinya lebih banyak tenaga untuk beraktivitas.

Mematuhi aturan

Ketika Si Kecil berusia sekitar 20 bulan atau bahkan sebelumnya, Moms dapat mulai menetapkan batas yang jelas untuk menunjukkan bahwa perilaku tertentu seperti menjatuhkan makanan atau melemparkannya ke langit-langit tidak disukai. Sedikit disiplin dapat membantu anak untuk mencegah tindakan yang mengganggu di masa depan.

Jangan bereaksi

Si Kecil adalah pencari perhatian yang berkembang dari reaksi. Untuk menghindari perilaku tersebut, lakukan yang terbaik untuk tetap tenang dan netral. Ambil makanannya tapi jangan kembalikan ke nampan atau meja, dan katakan sesuatu seperti “Makanan ada di nampan” atau “Makanan tetap di meja.”

Konsistenlah dengan frasa yang Bunda gunakan. Pastikan pula untuk menggunakan frasa yang menunjukkan apa yang Bunda inginkan terjadi. Hindari menggunakan frasa seperti, “Kami tidak membuang makanan,” yang menunjukkan apa yang tidak Bunda inginkan. 

Tindakan pencegahan yang diperlukan

Moms harus membuat semua pengaturan yang diperlukan. Keterampilan motorik halus Si Kecil belum berkembang sepenuhnya, sehingga banyak makanan yang berhamburan dan berceceran. Dalam kasus seperti itu, Moms dapat menyingsingkan lengan baju atau mengalungkan celemek di lehernya, meletakkan koran di sekitar area duduknya, dan bahkan mungkin menjauh dari dinding dan gorden.

Lihat Sumber Artikel di Akurat

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.

Artikel Pilihan