Menu

Ngeri Abis! Orang Obesitas Berisiko Berat terhadap Covid-19, Begini Penjelasannya

16 Desember 2021 09:15 WIB

Ilustrasi wanita dengan obesitas. (Freepik/shurkin_son)

HerStory, Sukabumi —

Hingga saat ini Covid-19 masih menghantui dunia, salah satu kelompok yang berisiko tinggi alami gejala berat virus asal Wuhan ini yakni orang dengan obesitas.

Obesitas merupakan kondisi lemak berlebih pada tubuh sehingga bobot tubuh melebihi batas normal. Tak dapat dipungkiri obesitas bisa menimbulkan komplikasi penyakit kronis seperti diabetes dan jantung. 

Namun sebuah riset baru mengungkapkan hal yang mencengangkan. Pasalnya, orang dengan obesitas berisiko tinggi mengalami gejala berat Covid-19 bahkan bisa berujung kematian. 

Hal ini dikarenakan virus corona menyerang sel lemak dan sel kekebalan tubuh sehingga respons imunitas justru merusak tubuh. 

Covid-19 dan Lemak Tubuh

Sebuah penelitian dari BioRxiv pada Oktober 2021 mengungkapkan virus corona rupanya bersembunyi dalam lemak untuk menghindari respons pertahanan sel imun. 

Sebab fungsi lemak tak cuma sebagai sumber energi, melainkan juga sumber hormon dan protein sistem kekebalan yang bernama sitokin untuk melawan serangan racun.

Dikatakan ilmuwan dari UT Southwestern Medical Center, Amerika Serikat, dr. Philipp Scherer bahwa virus memang mampu menginfeksi lemak secara langsung yang berimbas pada jaringan tubuh lain. 

Akibatnya orang dengan obesitas yang telah terpapar Covid-19 kondisinya bisa lebih buruk. 

Dokter David Krass dari Johns Hopkins Medicine menuturkan bahwa lemak tubuh yang semakin tinggi artinya semakin meningkatkan risiko merusak tubuh. Sebab respon peradangan menjadi semakin buruk. 

Maka dari itu, selalu taati protokol kesehatan dan vaksinasi Covid-19 agar risiko terpapar semakin kecil. Stay healthy, semuanya! 

Artikel Pilihan