Menu

Auto Panjang Umur! Ini 7 Cara Simple Turunkan Risiko Kanker

21 Desember 2021 11:09 WIB

Solidaritas peduli kanker payudara. (Pinterest/Freepik)

HerStory, Bogor —

Beauty, sebagian kalangan menilai kanker adalah penyakit yang tak terelakkan dan sesuatu yang tak bisa dihentikan. Ternyata, itu tak sepenuhnya benar.

Meskipun tak ada jaminan kamu dapat mencegah kanker, nyatanya ada beberapa cara yang bisa menurunkan risiko kamu terkena kanker, lho Beauty.

Menurut Mayo Clinic, Harvard Health, dan NIH, pada kenyataannya kita dapat mengurangi risiko kanker, dengan cara apa ya?

Dikutip HerStory dari Eat This, Selasa (21/12/2021), berikut ulasannya.

1. Makan Makanan Sehat

Istilah "you are what you eat" bukanlah slogan semata, melainkan juga berarti bahwa pola makan sehat bisa membantu mencegah meningkatnya risiko kanker pada seseorang.

“Makan makanan sehat itu mungkin mengurangi risiko Anda. Makanlah banyak buah dan sayuran dan makanan lain dari sumber nabati seperti biji-bijian dan kacang-kacangan. Lalu, pertahankan berat badan yang sehat. Makan lebih ringan dan lebih ramping dengan memilih lebih sedikit makanan berkalori tinggi, termasuk gula halus dan lemak dari sumber hewani," kata Mayo Clinic.

Berdasarkan laporan dari International Agency for Research on Cancer, makan daging olahan dalam porsi besar dapat meningkatkan risiko perkembangan beberapa jenis kanker. Wanita yang menerapkan pola makan mediterania dengan extra virgin oil dan kacang-kacangan juga disebut mampu menurunkan risiko kanker payudara.

2. Vaksinasi

Menurut Mayo Clinic, perlindungan kanker juga mencakup perlindungan dari infeksi virus tertentu, termasuk Hepatitis B dan Human Papillomavirus Virus (HPV). Baik Hepatitis B dan HPV dapat meningkatkan risiko seseorang terkena kanker.

Orang dewasa yang tidak berada dalam hubungan yang monogami, orang dewasa yang memiliki infeksi menular seksual, orang yang menggunakan obat intravena, serta laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki lebih berisiko terkena Hepatitis B. Dengan demikian, penting untuk kelompok-kelompok tersebut mendapatkan vaksinasi.

3. Konsumsi Vitamin D

Banyak ahli sekarang merekomendasikan 800 hingga 1.000 IU sehari, tujuan yang hampir tidak mungkin dicapai tanpa mengonsumsi suplemen.

Meskipun perlindungan masih jauh dari terbukti, bukti menunjukkan bahwa vitamin D dapat membantu mengurangi risiko kanker prostat, kanker usus besar, dan penyakit lainnya. keganasan. Tapi jangan mengandalkan suplemen lain," kata Harvard Health.

4. Lindungi Diri dari Paparan Sinar Matahari

Dikatakan NIH, salah satu cara untuk menurunkan peluang terkena kanker kulit adalah pakai tabir surya dan pakaian pelindung matahari

Jika keluar di bawah sinar matahari langsung, tutupi area kulit yang terbuka. Jangan lupa oleskan tabir surya sebelum pergi dan gunakan tabir surya spektrum luas dengan setidaknya SPF 30.

Gunakan tabir surya bahkan pada hari berawan dan oleskan tabir surya setiap 2-3 jam dan setidaknya 15 menit sebelum pergi.

5. Jaga Berat Badan dan Oalahraga

Harvard Health menuturkan, obesitas meningkatkan risiko berbagai bentuk kanker. Karenanya, lakukanlah aktivitas fisik untuk menurunkan risiko kanker usus besar. Olahraga juga tampaknya mengurangi risiko wanita terkena kanker payudara dan kemungkinan kanker reproduksi.

6. Kurangi Minum Alkohol

Menurut Harvard Health, kelebihan alkohol meningkatkan risiko kanker mulut, laring (kotak suara), kerongkongan (saluran makanan), hati, dan usus besar. Gak cuma itu, alkohol juga meningkatkan risiko kanker payudara pada wanita.

7. Hindari Tembakau

Mengonsumsi tembakau dalam berbagai bentuk bisa meningkatkan risiko kanker seseorang. Misalnya, merokok, rasanya semua orang tahu bahwa kebiasaan tersebut berkaitan dengan berbagai tipe kanker, termasuk paru-paru, tenggorokan, ginjal, pankreas, kandung kemih, serviks, hingga laring.

Bahkan, menjadi perokok pasif sekalipun membuat seseorang lebih berisiko terkena kanker paru-paru. Jika kamu mengonsumsi tembakau, berhentilah karena itu merupakan langkah pencegahan kanker.

"Menghindari tembakau atau memutuskan untuk berhenti menggunakannya adalah bagian penting dari pencegahan kanker. Jadi ikuti saran ahli ini, dan untuk melindungi kesehatan Anda,” tutur Mayo Clinic.

Semoga informasinya bermanfaat ya, Beauty!

Artikel Pilihan