Menu

Ini Perbedaan Kolesterol dan Asam Urat yang Sering Keliru dan Kamu Harus Tahu!

22 Desember 2021 15:00 WIB

Ilustrasi ibu bekerja yang sedang sakit (Robert Half/Edited by HerStory)

HerStory, Jakarta —

Penyakit kolesterol dan asam urat seringkali sulit dibedakan. Bahkan enggak sedikit yang menganggap bahwa kedua penyakit ini sama padahal kenyataanya berbeda lho.

Banyak yang sering keliru karena kolesterol dan asam urat memiliki keterkaitan penyebab yang sama, yakni gaya hidup yang tak sehat. Tapi, kamu harus tahu bahwa kedua penyakit ini memiliki gejala dan juga cara penanganan yang berbeda.

Ketika kolesterol tak ditangani dengan serius, lama kelamaan akan menyumbat darah dan menyebabkan asam urat dan begitu juga sebaliknya. Oleh sebab itu, sangat penting menangani kondisi ini dengan cepat agar tak menyebabkan komplikasi.

Dilansir dari berbagai sumber (22/12/2021), berikut ini ada beberapa perbedaan terkait kolesterol dan asam urat yang harus diketahui:

Kolesterol

1. Pengertian

Kolesterol adalah zat lemak seperti lilin yang diproduksi oleh hati manusia. Meskipun sangat penting untuk pembentukan membran sel, vitamin D dan hormon tertentu, ternyata kolesterol bisa menjadi buruk jika kadarnya terlalu tinggi.

'Kolesterol jahat' ini dikenal sebagai low-density lipoprotein (LDL). Jika terjadi penumpukan LDL, ini dapat menyebabkan kondisi kesehatan yang sangat serius, seperti serangan jantung dan stroke.

2. Faktor Risiko

Kolesterol itu bisa dihindari dengan gaya hidup yang sehat, termasuk mengonsumsi makanan-makanan yang tak memicu naiknya kadar kolesterol. Diantaranya juga karena obesitas, perokok aktif, terllau banyak mengonsumsi alkohol, dan efek samping mengonsumsi obat-obatan. Fator keturunan, jenis kelamin dan usia pun mempengaharuinya.

3. Gejala

Tanda-tanda gejala yang dirasakan saat kolesterol tinggi biasanya terasa sakit kepala yang tidak enak, kepala terasa kencang, kadang-kadang terasa lemas sampai goyang-goyang dan menyebabkan mual hingga mau muntah.

4. Cara Penanganan

Kolesterol termasuk salah satu dari penyakit yang sifatnya kronis karena membutuhkan waktu yang lama untuk disembuhkan, salah satunya dengan cara minum obat sesuai anjuran dokter. Kalau udah minum obat pun kita harus tunggu reaksi obat itu kurang lebih selama waktu 2 bulan.

Setelah 2 bulan mengonsumsi obat, harus kembali dicek ulang. Kalau ada penurunan kadar kolesterol itu juga obatnya enggak langsung distop, tetap minum obat kurang lebih setahun dengan obat yang sama. Kemudian nanti akan dicek lagi secara berkala apakah kolesterol turun atau tidak.

Asam Urat

1. Pengertian

Asam urat adalah produk limbah alami dari pencernaan makanan yang mengandung purin. Purin ditemukan dalam kadar tinggi dalam beberapa makanan seperti beberapa jenis daging dan ikan sarden.

Purin juga terbentuk dan dipecah dalam tubuh. Biasanya, tubuh menyaring asam urat melalui ginjal dan urin. Jika kamu mengonsumsi terlalu banyak purin, asam urat dapat menumpuk di dalam darah.

Kadar asam urat yang tinggi dikenal sebagai hiperurisemia. Hal ini dapat menyebabkan penyakit yang disebut asam urat yang menyebabkan nyeri sendi yang menumpuk kristal urat. Itu juga bisa membuat darah dan urin terlalu asam.

2. Faktor Risiko

Asam urat disebabkan dari beberapa faktor adan faktor internal dan eksternal. Faktor internail yaitu usia dan keturunan, jika keluarga kamu memiliki riwayat keturnan asam urat tinggi, kemungkinan besar kamu pun bisa mengalaminya. Adapun faktor lainnya yaitu mengonsumsi obat-obatan, obesitas, dan mengonsumsi maknan yang mengandung purin.

3. Gejala

Asam urat juga menimbulkan nyeri, namun ini hanya pada persendian, terutama pada jempol kaki. Penderita asam urat akan merasakan jempol kaki panas seperti terbakar.

Selanjutnya persendian semakin kaku dan kelamaan akan membengkak. Bahkan penderita asam urat gak bisa bergerak dan persendian terasa gatal.

4. Cara Penanganan

Asam urat bisa diringankan dengan cara sederhana, seperti mengompresnya dengan air es ketika gejala nyeri mulai muncul. Selain itu, kamu juga bisa mengonsumsi obat anti inflamasi.

Tentunya kamu dapat mencegah asam urat dengan cara alami dan sederhana. Misalnya dengan menghindari atau kurangi asupan makanan seperti, gula, minuman beralkohol, menjaga berat badan ideal dan menjaga kadar insulin di tubuh.

Share Artikel:

Oleh: Nada Saffana

Artikel Pilihan