Menu

Jika Vaksin Covid-19 Gagal Cegah Omicron, Apa yang Harus Dilakukan Agar Tetap Aman?

22 Desember 2021 13:02 WIB

Ilustrasi virus Corona (Pixabay/Edited by HerStory)

HerStory, Bogor —

Vaksin virus Corona (Covid-19) datang pada saat seluruh dunia sedang berjuang melawan dampak virus SARs-COV-2. Vaksin terbukti menjadi anugerah selama masa yang paling tidak pasti dan banyak yang terus menaruh kepercayaan terhadapnya.

Namun, dengan munculnya varian Covid-19 baru, yakni Omicron, para ahli sedikit meragukan kemanjuran vaksin.

Varian baru Omicron ini sangat cepat bermutasi, meskipun dikatakan 'ringan', diyakini lolos dari kekebalan yang diinduksi vaksin, yang merupakan salah satu alasan utama di balik lonjakan jumlah kasus Omicron, bahkan di antara individu yang divaksinasi penuh.

Lantas, apakah vaksin yang ada efektif melawan varian Omicron?

Dilaporkan, penelitian awal menunjukkan bahwa vaksin Covid-19 yang diberikan di sebagian besar negara tak memberikan pertahanan yang cukup atau tak sama sekali terhadap varian Omicron yang sangat menular. Namun, ditemukan bahwa vaksin yang ada tampaknya memberikan perlindungan terhadap penyakit Omicron yang parah.

Sementara, vaksin Pfizer dan Moderna, ketika didukung oleh dosis booster ketiga, menunjukkan beberapa keberhasilan dalam mencegah infeksi dari Omicron. Sayangnya, kedua vaksin mRNA ini tak tersedia di sebagian besar negara.

Sebaliknya, vaksin Coronavirus yang dikembangkan oleh AstraZeneca, Johnson & Johnson Janssen di China dan Rusia dikatakan tak banyak membantu mencegah infeksi Omicron. Ini, menurut para peneliti, tak hanya dapat menimbulkan ancaman besar bagi masyarakat, tetapi juga menyebabkan lebih banyak varian muncul di masa depan.

Kewaspadaan terhadap varian baru

Mengingat lonjakan infeksi global, para ahli pun mendesak masyarakat di seluruh dunia untuk tetap waspada dan waspada setiap saat.

Mengingat bahwa vaksin Covid-19 tak memberikan perlindungan yang memadai terhadap varian Omicron, maka mengambil tindakan pencegahan adalah satu-satunya cara yang bisa kita lakukan untuk melindungi diri sendiri dan orang yang kita cintai. 

Yang paling rentan yaitu orang-orang dengan kondisi kesehatan yang sudah ada sebelumnya, mereka yang menerima perawatan medis dan yang paling penting individu yang tak divaksinasi terus berada pada risiko besar. Karena itu, penting bagi kita untuk mengambil langkah-langkah penting untuk mengatasi hal yang sama. Apa saja?

Dikutip Herstory dari Times of India, Rabu (22/12/2021), berikut ulasannya:

1. Mengenakan masker dan menjaga jarak sosial sangat penting!

Mengingat varian Omicron sangat mudah menular dan dapat menghindari kekebalan vaksin, maka kita harus tetap waspada, memakai masker dan menjaga jarak sosial dengan orang lain.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), di daerah dengan jumlah kasus Covid-19 yang tinggi, pertimbangkan untuk mengenakan masker di lingkungan luar yang ramai dan hindari kegiatan yang memungkinkan kontak dekat dengan orang lain yang tak sepenuhnya divaksinasi.

Selain itu, badan kesehatan AS mendesak orang untuk menjauh 6 kaki dari orang lain dan menghindari kontak dekat dengan orang yang sakit.

2. Katakan 'tidak' pada pertemuan sosial, hindari area ramai!

Di tengah musim liburan akhir tahun ini, pasti orang-orang sangat bersemangat dan bersiap untuk merayakannya.

Namun, penting untuk dicatat bahwa varian Omicron mengintai dan menyebar seperti api. Karena itu, pastikan untuk menghindari pertemuan sosial, jangan mengadakan pesta di dalam ruangan, dan jangan mengunjungi area ramai. Virus SARs-COV-2 sangat tak terduga dan dapat menginfeksi siapa saja.

3. Peran booster shot di tengah wabah Omicron

Ketika kasus Covid-19 melonjak di seluruh dunia, booster vaksin tentunya sangatlah dinantikan.

Perusahaan pembuat vaksin seperti Pfizer-BioNTech dan Moderna baru-baru ini merilis data yang menunjukkan efektivitas vaksin dan dosis booster mereka terhadap varian Omicron.

Beberapa waktu lalu, Anthony Fauci, Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular dan Kepala Penasihat Medis untuk Presiden AS, mengatakan bahwa data baru menunjukkan suntikan booster Covid-19 menawarkan perlindungan terhadap varian Omicron dan tidak perlu dirumuskan ulang.

Semoga informasinya bermanfaat ya, Beauty. Ingat, selalu terapkan protokol kesehatan ya!

Artikel Pilihan