Menu

Saran Ahli Gizi: Ini Takaran Kopi yang Tepat untuk Turunkan Risiko Penyakit

23 Desember 2021 08:00 WIB

Mesin pembuat kopi (Shutterstock/Edited By HerStory)

HerStory, Bogor —

Beauty, apakah kamu seorang coffeholic atau pecinta minuman kopi?

Ya, kopi memang bisa menjadi salah satu bagian terbaik di pagi harimu, bahkan mungkin menjadi alasan utama kamu menemukan motivasi untuk bangun dari tempat tidur dan pergi.

Sebenarnya, ada cukup banyak informasi yang beredar mengenai manfaat menyehatkan dari kopi. Tapi di sisi lain, tak jarang pula informasi yang menyebutkan bagaimana kopi dapat memberi dampak kurang baik bagi tubuh. Jadi mana yang benar?

Menurut Frankie Phillips, PhD, RD, ahli gizi terdaftar dengan gelar doktor di bidang nutrisi, ada beberapa manfaat kopi untuk kesehatan dan beberapa penelitian pun telah mengungkapkannya. Apa saja?

Dikutip HerStory dari laman Eat This, Kamis (23/12/2021), berikut ulasannya, Beauty.

1. Berapa banyak kopi yang harus diminum untuk menurunkan risiko penyakit?

Menurut Dr. Phillips, minum kopi dalam jumlah sedang (3-5 cangkir per hari) diketahui berdampak pada risiko penyakit yang lebih rendah, yaitu penyakit jantung dan mungkin pada tekanan darah dan tipe 2 diabetes.

FDA sendiri telah mengatakan, batas aman untuk minum kopi per harinya adalah hingga 400 miligram kafein. Kecuali bagi ibu hamil, maka batas yang disarankan pun akan berubah.

Untuk referensi, berikut ini kira-kira berapa banyak kafein dalam beberapa minuman kopi favoritmu, Beauty:

  • Kopi Seduh (8 ons) memiliki sekitar 96 miligram kafein.
  • Satu espresso memiliki sekitar 64 miligram.
  • Minuman dingin Starbucks yang tinggi memiliki sekitar 150 miligram.

Meskipun 3 hingga 5 cangkir per hari tak apa-apa untuk orang dewasa, namun penting untuk memperhatikan bagaimana perasaan tubuh jika kamumungkin lebih sensitif terhadap kafein.

Pasalnya, jika kamu mengonsumsi terlalu banyak kafein, kamu mungkin mengalami hal-hal seperti kegelisahan, mual, sakit kepala, atau gejala kecemasan.

2. Kopi dapat menurunkan risiko penyakit

Minum beberapa cangkir kopi setiap hari sebenarnya telah dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit seperti penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Misalnya, dalam satu meta-analisis lebih dari 30 studi mengungkap tentang kafein yang berbeda. Ditemukan bahwa orang yang minum antara 3-5 cangkir kopi setiap hari memiliki risiko penyakit kardiovaskular yang lebih rendah daripada mereka yang tidak minum kopi sebesar 15%.

Dalam meta-analisis lain, ditemukan bahwa mereka yang minum sekitar 3 cangkir kopi per hari menurunkan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular sebesar 21%.

Nah, berdasarkan penelitian tersebut, jumlah kopi yang diminum per hari untuk menurunkan risiko penyakit adalah 3-5 cangkir.

Dan menurut Harvard School of Public Health, mereka yang rutin mengonsumsi kopi setiap hari memiliki peluang lebih rendah terkena diabetes tipe 2 dibandingkan mereka yang tidak meminumnya sama sekali.

Lebih jauh, Dr. Phillips mengatakan bahwa manfaat yang ditumbulkan dari minum kopi mungkin karena kandungan kafein di dalamnya. Dan ada peningkatan minat pada antioksidan yang ada yang mungkin memiliki efek anti-inflamasi dan efek bermanfaat lainnya yang bermanfaat.

3. Kopi juga dapat meningkatkan kesehatan otak

Selain menurunkan risiko penyakit, kopi juga dikenal dapat membantu kesehatan otak lho Beauty.

“Minum kopi dalam jumlah sedang telah dikaitkan dengan peningkatan kewaspadaan dan tingkat energi, serta fungsi kognitif, dan mendukung fungsi otak yang lebih baik. Dan meski perlu penelitian lebih lanjut, ditemukan bahwa ada hubungan menarik antara minum kopi. dan perbaikan dalam kondisi neurodegeneratif, termasuk demensia dan penyakit Alzheimer," tutur kata Dr. Phillips.

4. Kopi dapat membantu mengatur berat badan

Minum kopi dalam jumlah sedang juga telah dikaitkan dengan penurunan berat badan dan manajemen berat badan yang lebih baik.

Menurut Dr Phillips, kandungan kafein kopi dapat memiliki pengaruh menguntungkan pada metabolisme dengan membantu meningkatkan tingkat metabolisme, dan mungkin ada beberapa dampak pada manajemen berat badan dan oksidasi pembakaran lemak juga.

5. Cara paling sehat untuk minum kopi

Dan, meskipun jumlah cangkir dapat memberikan pengaruh, penting juga kamu untuk fokus pada cara meminum kopi juga, Beauty.

"Untuk memaksimalkan secangkir kopi sehat, cobalah meminumnya tanpa menambahkan gula atau sirup rasa, dan gunakan susu rendah lemak atau skim daripada krim atau susu penuh lemak," kata Dr. Phillips.

Tapi perlu kamu ingat ya, Beauty, bahwa kopi hanya faktor tambahan dalam menjaga kesehatan. Untuk menjaga kesehatan tubuh, tetap diperlukan gaya hidup yang sehat seperti pola makan seimbang, olahraga rutin, dan menjaga berat badan yang sehat.

Semoga informasinya bermanfaat ya!

Artikel Pilihan