Menu

Ternyata Ini Vaksin Covid-19 yang Ampuh Lawan Varian Omicron, Sinovac Paling Gak Efektif?

27 Desember 2021 14:00 WIB

Ilustrasi vaksin virus corona. (pinterest/freepik)

HerStory, Jakarta —

Covid-19 varian Omicron kini sudah ditemukan di Indonesia. Covid-19 varian terbaru ini menyebar dengan sangat cepat.

Makanya, banyak orang yang takut tertular dan terinfeksi Covid-19 varian Omicron. Mereka pun mulai bertanya-tanya soal keefektifan vaksin Covid-19.

Berikut ini beberapa penelitian soal vaksin menghadapi varian Omicron yang perlu kamu tahu. Yuk, simak baik-baik, ya!

Vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna

Sebuah perusahaan di Afrika Selatan menemukan bahwa dua dosis Pfizer memiliki keefektifan 70% melawan varian Omicron. Angka ini menurun dari efikasi awal sekitar 80%.

Sementara itu, sebuah penelitian melihat adanya penurunan antibodi lebih sedikit saat melawan Omocron.Penurunan antibodi vaksin Moderna terhadap Omicron sebanyak sembilan kali dibandingkan varian sebelumnya. Booster juga menjadi penting untuk antibodi meningkat lebih tinggi.

Vaksin AstraZeneca

Menurut laporan Badan Keamanan Kesehatan Inggris, dua dosis vaksin AstraZeneca dapat mengalami penurunan saat melawan varian Omicron.

Studi ini melibatkan 188 ribu orang. Hasil studi didasarkan pada jumlah yang kecil untuk Omicron sebanyak 581 dibandingkan 56.439 kasus varian Delta dan belum melakukan peer-review.

Vaksin Sinovac

Menurut studi di laboratorium Universitas Hong Kong, sampel dari orang yang menerima dua dosis Sinovac gagal menghasilkan antibodi yang bisa dideteksi melawan Omicron, jadi booster diperlukan.

Dalam riset terbaru, tiga dosis Sinovac enggak mampu melawan Omicron. Peneliti menilai vaksin berbasis mRNA untuk booster, Pfizer, lebih efektif untuk memberikan kekebalan pada Omicron.

Oleh karena itu, para ahli menyarankan penerima dua dosis Sinovac mencari vaksin lain untuk booster supaya bisa melawan varian Omicron.

Artikel Pilihan