Ilustrasi asam urat (Freepik.com/EditedByHerstory)
Tentu kamu sudah enggak asing lagi mendengar penyakit kolesterol dan asam urat. Namun, sayangnya masih banyak orang yang tak bisa membedakan kedua penyakit ini, termasuk gejalanya.
Kolesterol dan asam urat adalah dua masalah kesehatan yang berbeda. Meski berbeda, keduanya memiliki kaitan yang bisa menimbulkan komplikasi hingga mengancam nyawa lho apabila tak ditangani dengan benar. Berikut perbedaan gejala kolesterol dan asam urat seperti dilansir dari berbagai sumber (29/12/2021):
Kolesterol merupakan zat lemak seperti lilin yang diproduksi oleh hati manusia. Meskipun sangat penting untuk pembentukan membran sel, vitamin D dan hormon tertentu, ternyata kolesterol bisa menjadi buruk jika kadarnya terlalu tinggi.
Tanda-tanda gejala yang dirasakan saat kolesterol tinggi biasanya terasa sakit kepala yang tidak enak, kepala terasa kencang, kadang-kadang terasa lemas sampai goyang-goyang dan menyebabkan mual hingga terasa seperti ingin muntah.
Sementara asam urat adalah produk limbah alami dari pencernaan makanan yang mengandung purin. Purin juga terbentuk dan dipecah dalam tubuh. Biasanya, tubuh menyaring asam urat melalui ginjal dan urin. Jika mengonsumsi terlalu banyak purin, asam urat dapat menumpuk di dalam darah dan menyebabkan penyakit yang disebut asam urat yang menyebabkan nyeri sendi yang menumpuk kristal urat.
Asam urat juga menimbulkan nyeri, namun ini hanya pada persendian, terutama pada jempol kaki. Penderita asam urat akan merasakan jempol kaki panas seperti terbakar. Selanjutnya persendian semakin kaku dan kelamaan akan membengkak. Bahkan penderita asam urat gak bisa bergerak dan persendian terasa gatal.
Kolesterol dan asam urat sangat berkaitan erat. Apabila kamu mengalami masalah kolesterol, besar kemungkinan untuk mengalami masalah asam urat. Oleh sebab itu, kondisi ini harus ditangani dengan serius.