Ilustrasi perut buncit. (Freepik/Edited by HerStory)
Perut buncit jadi masalah yang dimiliki banyak orang. Bukan hanya mengganggu penampilan, tapi perut buncit juga bisa membahayakan kesehatan lho.
Mungkin kamu sudah melakukan segala cara untuk menghilangkan lemak perut buncit, namun tak kunjung membuahkan hasil. Tanpa sadar, kebiasaan yang masih sering kamu lakukan adalah penyebab lemak perut jadi membandel lho.
Nah, tentu kamu penasaran kan apa saja kebiasaan yang menyebabkan perut membuncit? Berikut penjelasannya seperti dilansir dari berbagai sumber (29/12/2021):
1. Hindari Mengonsumsi Gula dan Hindari Minuman Manis
Konsumsi gula berlebih bisa menjadi penyebab utama kelebihan lemak di perut, terutama untuk minuman manis dalam kemasan. Studi menunjukkan bahwa gula memiliki efek berbahaya pada kesehatan metabolik.
Gula memiliki 2 kandungan, glukosa dan fruktosa. Fruktosa hanya dapat dicerna oleh hati dalam jumlah tertentu. Ketika mengonsumsi terlalu banyak fruktosa, hati menjadi kelebihan beban dan dipaksa mengubahnya menjadi lemak.
Jika ingin menghilangkan lemak perut buncit, berhenti mengonsumsi minuman manis termasuk minuman bersoda, jus buah, dan berbagai minuman dengan kadar gula tinggi. Kecuali untuk buah utuh yang berfungsi untuk mengurangi efek negatif fruktosa karena memiliki banyak serat.
Masih berkaitan dengan momen kerja di rumah, akan ada saja kegiatan yang harus dilakukan, seperti meeting virtual saat kamu sedang makan siang sehingga membuat waktu makanmu menjadi tergesa-gesa. Padalah faktanya kebiasaan ini bisa menyebabkan lemak perut jadi membandel lho.
Makan dengan tergesa-gesa bisa memicu datangnya rasa lapar lebih cepat setelahnya lho. Sebaliknya, makan dengan metode mindful eating yang melibatkan kelima pancera indera dapat menahan rasa kenyang lebih lama.
Serat makanan adalah materi tanaman yang sulit dicerna. Sering diklaim bahwa makan banyak serat dapat membantu menurunkan berat badan. Serat larut sangat efektif untuk menghilangkan lemak perut yang berbahaya. Untuk mendapatkan lebih banyak serat, konsumsi makanan nabati seperti sayuran, buah, kacang-kacangan, serta beberapa sereal seperti gandum utuh.