Ilustrasi makanan yang baik untuk penderita penyakit ginjal. (Pinterest/Freepik)
Darah kental atau pengentalan darah bisa terjadi ketika darah seseorang menjadi lebih kental dari yang biasanya. Hal ini bisa terjadi karena beberapa faktor, tetapi penyebab paling umum pun adalah karena mengonsumsi makanan tertentu.
Dalam kondisi normal, darah bisa membeku saat tubuh mengalami luka terbuka. Namun seseorang bisa mengalami proses pembekuan darah meski tidak mendapatkan luka terbuka sekalipun. Karena itulah, pengentalan darah bisa disebut sebagai sebuah gangguan atau kelainan proses pembekuan darah, yang mana harus ditangani secara khusus.
Berikut adalah beberapa makanan yang harus dihindari pasien pengentalan darah, di antaranya:
Makanan olahan seperti sosis, makanna kaleng atau makanan siap saji lainnya yang ditambahkan perasa dapat menyebabkan tekstur darah menjadi lebih kental. Meski biasanya makanan olahan mengandung nutrisi dan serat, jumlah tersebut masih kalah dengan komposisi lemak yang banyak di dalamnya.
Jika konsumsi makanan olahan dilakukan dalam intensitas yang sering, maka risiko terkena penyakit kolesterol serta penyumbatan pembuluh darah pun bisa meningkat.
Bagi pasien pengentalan darah, baiknya segera cegah atau kurangi mengonsumsi minuman manis dan makanan yang mengandung pemanis tambahan.
Pasalnya, hal ini justru bisa membuat darah semakin kental. Kamu bisa menggantinya dengan gula aren atau gula jagung.
Konsumsi alkohol dengan intensitas tinggi juga menjadi salah satu penyebab darah menjadi kental. Jika hal ini terjadi, kamu perlu segera mengurangi atau menghentikan kebiasaan tersebut. Jangan lupa juga untuk memperbanyak minum air putih setiap harinya.
Makanan yang diproses dengan cara fermentasi (menggunakan ragi misalnya) juga jadi salah satu jenis makanan penyebab pengentalan darah yang harus dihindari. Selain itu, jenis makanan yang mengandung MSG atau penyedap rasa juga sebisa mungkin dihindari oleh penderita darah kental.
Itulah beberapa makanan yang wajib dihindari oleh pasien pengetalan darah.