Menu

Jangan Sering Menahan Kencing Moms! Ini Lho Bahayanya...

17 Januari 2022 13:15 WIB

Ilustrasi sering kencing. (Pinterest/Freepik)

HerStory, Rembang —

Terkadang, Moms dihadapkan dengan konsisi yang mengharuskan untuk menahan buang air kecil atau kencing. Misalnya, saat Moms sedang meeting dengan klien atau sedang dalam perjalanan.

Padahal, kencing sebenarnya cara tubuh untuk memberi tahu bahwa tubuh sudah memiliki kelebihan cairan. Karenanya, terlalu sering menahan kencing bahkan sampai berjam-jam bisa berakibat buruk untuk kesehatan, terutama ginjal.

Berikut beberapa gangguan kesehatan yang mungkin terjadi kalau Moms memiliki kebiasaan menahan kencing.

1. Infeksi saluran kemih

Infeksi Saluran Kemih (ISK) bisa terjadi karena terdapat kotoran, racun, dan limbah pada sistem kemih sehingga memunculkan infeksi, Moms. Kalau Moms sering menahan buang air kecil, bakteri yang terkandung dalam urine akan menyebabkan infeksi pada bagian kandung kemih. 

Nah, kalau ini terjadi, Moms akan merasakan gejala, seperti nyeri di perut bagian bawah, rasa sakit ketika sedang pipis, volume urine yang dikeluarkan jadi lebih sedikit, sampai ada darah yang keluar ketika sedang kencing.

Baca Juga: Mantap! Ternyata Sayur Buncis Bisa Hilangkan Kencing Manis

2. Batu ginjal

Moms, kebiasaan menahan kencing juga bisa menimbulkan batu ginjal, lho. Batu ginjal merupakan batu berukuran kecil yang terbentuk dalam ginjal karena kalsium dan natrium yang berlebih. 

Nah, jika endapan mineral ini tak dikeluarkan segera setelah Moms merasa ingin buang air kecil, maka akan berisiko membentuk batu ginjal. Biasanya, batu ginjal dengan ukuran kecil bisa ikut keluar melalui saluran kemih tanpa mengakibatkan rasa sakit. 

Namun, kalau Moms terlalu sering menunda berkemih, kandungan mineral dan garam yang ada pada urine justru bisa mengembangkan batu pada ginjal dengan ukuran yang lebih besar.

Kalau ini terjadi, batu tersebut akan menyumbat saluran kemih dan membuat aliran urine dari ginjal menjadi terhalangi, Moms. Akibatnya, Moms akan merasa nyeri saat buang air kecil.

3. Inkontinensia urine

Tak hanya berisiko mengalami ISK, terlalu sering menahan kencing juga bisa mengakibatkan melemahnya otot kandung kemih, Moms. Pasalnya, saat Moms berusaha menahan kencing, otot yang berada di kandung kemih akan menjadi lebih kencang.

Baca Juga: Mohon Perhatiannya! Ternyata Gejala Diabetes Ditandai dengan Bau Kencing Seperti Ini Lho

Kalau terlalu sering, kekuatan otot semakin lama akan semakin berkurang. Sehingga, otot menjadi kendur dan tak lagi elastis. Kandung kemih yang melemah ini akan meningkatkan risiko terjadinya inkontinensia urine atau kebocoran urine.

4. Sakit pinggang

Akibat menahan buang air kecil ternyata tak hanya membahayakan organ saluran kemih (urologi), tapi juga pada pinggang, lho Moms. Menunda buang air kecil ternyata bisa memicu munculnya rasa nyeri pada pinggang.

Ini karena ketika kandung kemih sudah setengah terisi, saraf yang ada di sekitar organ tersebut sudah mulai aktif. Gejala yang mungkin akan Moms rasakan yakni keinginan untuk sering berkemih.

Nah, kalau Moms menahan keinginan berkemih tadi, artinya tubuh akan berusaha melawan sinyal yang diberikan dari saraf kandung kemih dan otak. Akibatnya, kamu akan merasa merinding dan bagian perut seperti terasa penuh sehingga menimbulkan rasa nyeri.

Baca Juga: Waspada! Ini 5 Penyebab Nyeri Pinggang Sebelah Kiri, Salah Satunya Infeksi Ginjal

Hal ini tak boleh menjadi kebiasaan, ya Moms. Pasalnya, rasa nyeri bisa menjalar hingga ke pinggang. Kondisi ini terjadi karena sebagian besar otot yang berada di sekitar kandung kemih dan ginjal terus-menerus menegang.

Oleh sebab itu, mulai sekarang jangan membiasakan menahan kencing, ya Moms!

Artikel Pilihan