Ilustrasi virus Corona (Pixabay/Edited by HerStory)
Virus corona varian Omicron menggegerkan dunia karena menyebar dengan cepat dan menyebabkan pelonjakan kasus. Di samping itu, beredar kabar juga bahwa varian Omicron lebih kebal vaksin daripada varian sebelumnya, Alpha dan Delta.
Dr dr Ceva Wicaksono Pitoyo, SpPD, K-P, FINASIM, KIC dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) menjelaskan bahwa varian Omicron memang infektivitasnya 13 kali lebh tinggi varian sebelumnya.
Selain itu, Omicron juga telah berubah atau bermutasi pada spike protein sebanyak 30 kali yang membuatnya lebih mudah menular dan mengurangi efektivitas vaksin.
"Modeling pertama dari Omicron sudah bisa menduga bahwa infektivitas dari virus ini 13 kali lebih tinggi daripada sebelumnya. Paling tidak 2,8 sampai 5 kali lebih tinggi daripada Delta," ujar dr. Ceva dalam webinar 'Indonesian Congress Symposium on Combating COVID-19 Pandemic without Boundaries', Minggu (16/1/2022).
dr. Ceva juga menjelaskan bahwa varian Omicron tak seperti varian Alpha dan Delta (VoC) yang spike proteinnya memiliki mutasi D614. Dengan begitu, Omicron lebih resisten 3-4 kali dari penggunaan vaksin.