Ilustrasi berhubungan seks (Shutterstock/Edited By Herstory)
Tanda-tanda wanita sedang dalam masa subur nggak sulit diketahui. Sebagai wanita tentu perlu mengetahui cara mengenali masa subur ini jika sedang berupaya untuk hamil atau menjalankan program kehamilan.
Masa paling subur adalah hari-hari menjelang ovulasi. Jika kamu berhubungan seks selama masa ini, peluang kamu untuk hamil akan meningkat pesat.
Nah, agar kamu bisa mengatur waktu bercinta, coba perhatikan tanda-tanda masa subur berikut ini, seperti dilansir dari WebMD.
Suhu tubuh basal adalah suhu tubuh saat kamu sedang istirahat, dalam keadaan tidur. Pengukuran suhu basal biasanya dilakukan pada pagi hari segera setelah bangun tidur dan sebelum kamu melakukan aktivitas lainnya.
Pengukuran suhu tubuh basal bisa dilakukan menggunakan termometer yang diletakkan di mulut, vagina, atau melalui dubur selama 5 menit. Jika suhu tubuh normal adalah sekitar 35,5-36 derajat Celcius, maka pada waktu ovulasi, suhu akan turun lalu naik menjadi 37-38 derajat Celcius. Kenaikan suhu tubuh ini akan terjadi sekitar 3-4 hari, kemudian akan turun kembali ke suhu tubuh normal.
Mendekati masa subur, lendir di mulut rahim yang dikenal sebagai lendir serviks akan meningkat jumlahnya dan teksturnya berubah menjadi lebih elastis, transparan, dan licin seperti putih telur.
Lendir serviks ini yang akan membantu sperma berenang dan masuk ke dalam sistem reproduksi, dan membuat hubungan seksual lebih mudah dan lebih menyenangkan. Sedangkan saat kamu tidak dalam masa subur, tesktur lendir serviks akan lebih lengket.
Alam tahu persis bagaimana membuatmu melakukan hubungan seks pada waktu yang ideal agar terjadi pembuahan. Keinginan perempuan untuk berhubungan seks meningkat sesaat sebelum ovulasi. Tidak hanya keinginannya untuk bercinta meningkat, tetapi perempuan juga akan terlihat lebih seksi saat masa subur. Cara berjalan kamu akan menjadi lebih seksi di mata lelaki, dengan ayunan pinggul yang katanya lebih sensual.
Tepat sebelum ovulasi, mulut rahim bergerak naik lebih tinggi, menjadi lebih lembut saat disentuh, dan sedikit terbuka. Ketika kamu tidak berada dalam masa subur, posisi mulut rahim lebih rendah, lebih keras, dan lebih tertutup. Meski tanda ini tak bisa langsung dilihat atau rasakan, tetapi kamh akan dapat membedakannya dengan memeriksa kondisi mulut rahim setiap hari menggunakan satu atau dua jari sampai kamu menemukan perbedaannya,
Tahukah kamu kenapa payudara terkadang terasa lunak saat disentuh? Penyebabnya adalah hormon yang diproduksi tubuhmu saat masa subur atau ovulasi.
Lihat Sumber Artikel di Suara.com
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.