Menu

Dear Moms, Begini Cara Sehat Bantu Menambah Berat Badan Bayi

20 Mei 2022 09:10 WIB

Ilustrasi kaki bayi. (Unsplash/Omar Lopez)

HerStory, Bekasi —

Kenaikan berat badan bayi yang menyusu dengan baik cenderung mengikuti pola yang cukup konsisten.

Namun, jika berat badannya gak sesuai, Moms mungkin gak tahu bagaimana membantu Si Kecil menambah berat badan dengan cara yang sesuai dengan usianya.

Penting dipahami bahwa Moms gak boleh berasumsi terkait berat badan bayi dan mengambil tindakan sendiri.

Peningkatan asupan kalori terhadap bayi harus di bawah saran dan pengawasan dokter. Si Kecil mungkin mempunyai keadaan khusus yang membutuhkan perawatan dari dokter.

 "Jika berat badan bayi tidak bertambah dengan tepat, hal terpenting yang harus dilakukan adalah berkonsultasi dengan dokter," kata Dr. David L. Hill, MD, FAAP, juru bicara American Academy of Pediatrics, dikutip via Akurat.co.

“(Mungkin ada) masalah mendasar seperti GERD (penyakit refluks gastroesofageal), prematuritas, atau sesuatu yang lebih buruk,” kata Dr. Hill menjelaskan.

Jika dokter anak telah menginstruksikan untuk membantu menambah berat badan, Moms dapat memberikan kepada SI Kecil ASI ekstra.

Moms juga bisa  mencoba penguat ASI yang merupakan cara untuk menambahkan kalori ke ASI perah.

"Jika menyusui, Moms mungkin ingin memompa dan menambahkan sebotol ASI perah ekstra ke dalam jadwal makan Si Kecil," kata dokter anak Sara DuMond, MD, FAAP.

Untuk bayi cukup bulan, Dr. DuMond menjelaskan bahwa Bunda bisa memberikan susu formula khusus yang mengandung 22 atau 24 kalori per ons sampai Si Kecil mendapatkan berat badan yang sesuai usianya. Adapun formula bayi standar adalah 20 kalori per ons. 

Untuk bayi yang sudah berusia enam bulan dan menerima MPASI, cobalah untuk menawarkan makanan padat setiap selesai sesi menyusui. 

"Moms dapat menambahkan ASI atau susu formula langsung ke dalam pure sehingga semuanya dalam satu kali menyusui," saran Dr. DuMond.

Dokter mungkin juga menyarankan untuk memberi bayi porsi ekstra sereal bayi yang diperkaya zat besi setiap hari. Lebih lanjut, Dr. DuMond menyarankan orang tua untuk memantau asupan cairan Si Kecil sebelum makan.

Pasalnya, jika perut bayi penuh dengan susu formula atau ASI, mereka mungkin tidak memiliki selera untuk makanan padat. Sekali lagi, Bunda tidak boleh melakukan langkah-langkah ini tanpa berdiskusi terlebih dahulu dengan dokter anak.

Apabila Moms telah diinstruksikan untuk membantu Si Kecil menambah berat badan, pastikan untuk tetap berhubungan dengan dokter anak selama proses tersebut.

"Orangtua tidak boleh membuat keputusan sendiri terkait kelebihan atau kekurangan berat badan bayi, tanpa bimbingan dokter anak," kata Dr. DuMond.

"Jadi prosesnya benar-benar perlu upaya bersama dari awal hingga akhir," tegasnya. 

Tentu saja, setiap bayi baru lahir berbeda, dan beberapa anak biasanya tumbuh lebih lambat daripada yang lain.

Selama bayi menyusui dengan baik dan pemeriksaan kesehatannya tepat sasaran dan tidak ada masalah, kenaikan berat badan yang lebih lambat mungkin tidak menjadi masalah.

Namun jika Si Kecil menunjukkan beberapa gejala yang tidak biasa, segera periksakan kondisinya ke dokter.

Lihat Sumber Artikel di Akurat

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.

Share Artikel:

Oleh: Cherryn Lagustya

Artikel Pilihan