Ilustrasi menjaga kesehatan organ intim wanita. (unsplash/Timothy Meinberg)
Ereksi pada pagi hari merupakan pengalaman yang cukup umum. Penelitian telah menemukan bahwa ereksi terjadi sepanjang empat atau lima siklus tidur REM yang dialami setiap orang di malam hari.
Yang menarik, kondisi ini bukan hanya terjadi pada pria tapi juga wanita, lho. Ya, wanita juga mengalami ereksi klitoris pada pagi hari. Tetapi ereksi di pagi hari pada wanita gak selalu terjadi karena bergantung pada kadar testosteron.
"Wanita juga merespons siklus tidur, dan mereka dapat mengalami peningkatan pembengkakan klitoris dan vagina selama tahap tidur REM," kata Aleece Fosnight , MSPAS, PA-C, asisten dokter urologi dan konselor kesehatan seksual, dikutip via Akurat.co.
Ereksi klitoris bekerja sangat mirip dengan ereksi penis. Aliran darah ke daerah panggul meningkat, dan klitoris membesar sebagai akibat langsung dari peningkatan aliran darah itu.
Selama tidur REM, tubuh memompa darah yang kaya oksigen ke jaringan genital untuk menjaga alat kelamin tetap sehat. Sebagai akibat dari aliran darah, klitoris menjadi berwarna lebih pink atau merah. Ini juga yang terjadi ketika wanita terangsang oleh sesuatu yang seksual.
Perbedaannya adalah ereksi gak dapat benar-benar terlihat, karena sebagian besar klitoris berada di dalam tubuh.
"Klitoris memiliki jaringan ereksi seperti penis, tapi bukannya terbuka untuk dilihat semua orang," kata Fosnight.
Menurut Heather Jeffcoat, seorang dokter terapi fisik yang berspesialisasi dalam fungsi seksual, saat ereksi, bagian klitoris yang terlihat akan memuncak dan membesar sekitar 50 hingga 300 persen, mengutip Healthline.
“Bibir vagina akan membengkak saat terangsang sehingga menjadi dua hingga tiga kali lebih besar dari biasanya,” kata Jeffcoat.
Sekali lagi, sama seperti penis, klitoris yang mengalami ereksi umumnya akan terasa lebih keras dan besar dari biasanya, serta super sensitif.
Namun banyak wanita gak menyadari bahwa mereka mengalami ereksi klitoris. Bahkan mereka tidak mengenali atau mengatahui bahwa perubahan klitoris yang dialami sebagai ereksi
"Pembengkakan klitoris terjadi secara internal dan kebanyakan wanita tidak menyadari prosesnya," jelas Fosnight.
Adapun selain klitoris, labia (bibir vagina) juga memiliki jaringan ereksi. Kondisi ini terjadi karena gairah memicu pelepasan aliran darah melalui seluruh area genital.
Lihat Sumber Artikel di Akurat
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.