Ilustrasi gaya hubungan suami dan istri saat di ranjang (Shutterstock/Edited by HerStory)
Menopause merupakan tanda berakhirnya siklus menstruasi yang biasanya terjadi saat wanita memasuki usia 45-55 tahun. Wanita yang telah menopause akan meengalami banyak perubahan, mulai dari penampilan fisik hingga hasrat seksual.
Menopause dapat menyebabkan miss V kering, sehingga berhubungan intim terasa menyakitkan. Makanya, banyak wanita yang bingung bagaimana cara mengatasi berhubungan intim setelah menopause.
Melansir dari laman Very Well Health, berikut ini beberapa cara mengatasi rasa sakit berhubungan intim setelah menopause. Yuk, simak baik-baik, ya!
Salah satu cara untuk mengatasi kekeringan dan rasa sakit saat bercinta setelah menopause adalah dengan menggunakan pelumas.
Gunakan pelumas berbahan dasar air agar lebih aman. Tujuan penggunaan pelumas adalah untuk mengurangi gesekan dan robekan, sehingga seks enggak menyakitkan.
Menambahkan durasi foreplay bisa menjadi salah satu cara mengurasi rasa sakit saat bercinta setelah menopause.
Jika sebelumnya kamu hanya melakukan foreplay sebentar atau bahkan enggak melakukannya sama sekali, kamu dan pasangan bisa menambah durasinya tanpa terburu-buru.
Mengubah posisi dapat membantu meningkatkan gairah saat bercinta. Selain mengganti posisi, kamu juga bisa mengubah arah dan menghindari area yang menyakitkan.
Lakukan juga beberapa eksperimen dan sesuaikan dengan dirimu. Jika kamu sering bercinta, maka vagina akan makin terbiasa dan mengetahui titik yang pas.
Nah, itulah beberapa cara mengatasi rasa sakit saat bercinta setelah menopause. Semoga bermanfaat!