Menu

Jangan Paksa Si Kecil Moms! Yuk Simak Porsi MPASI Anak Sesuai Kebutuhan Usianya

09 Juni 2022 12:05 WIB

Ilustrasi balita makan buah (Shutterstock / Edited by HerStory)

HerStory, Kuningan —

Moms memberi MPASI pada si kecil tidak bisa dengan cara dipaksa, biarkan si kecil menikmati makanan yang sedang dilahapnya, nah dalam hal ini pun ada penjelasan sendiri terkait banyaknya porsi MPASI yang bisa diberikan pada si kecil sesuai kebutuhan usianya.

Mengutip dari lama The Asian Parent, penentuan porsi MPASI ini tentu saja harus berpatokan pada beberapa hal, di antaranya merujuk pada usia, kesiapan si kecil untuk makan, kondisi kesehatan, dan berat badan.

Kenapa penting mengetahui porsi MPASI si kecil?

Salah satu keuntungan membiasakan si kecil makan dengan porsi yang sesuai adalah, bahwa kebiasaan ini akan berlangsung hingga ia dewasa nanti, dan mencegah berbagai penyakit metabolik akibat kelainan pola makan, seperti makan berlebihan.

Panduan porsi MPASI menurut IDAI

Jadi, bagaimana cara mengatur porsi MPASI untuk si kecil? Bunda bisa berpatokan pada panduan pemberian MPASI yang dikeluarkan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) berikut.

usia 6-9 bulan:

  • frekuensinya 2-3 kali makan besar, dan 1-2 kali makanan selinga.
  • Porsinya 3 sendok makan hingga menjadi 125 ml setiap kali makan (Bunda bisa menggunakan mangkuk makan bayi ukuran 250 ml sebagai patokan). 

9-12 bulan:

  • Frekuensinya 3-4 kali makan besar, dan 1-2 kali makanan selingan
  • porsinya 125 ml setiap kali makan.

12-24 bulan

  • Frekuensinya 3-4 kali makan besar, dan 1-2 kali makanan selingan.
  • Porsinya perlahan ditingkatkan menjadi tiga perempat mangkuk ukuran 250 ml.

Salah satu hal penting yang perlu Bunda ingat, jangan pernah memaksa si kecil untuk menghabiskan makanannya meski Bunda telah memberinya sesuai dengan porsi yang dianjurkan.

Jika ia sudah menolak dan tak ingin makan lagi, biarkan saja. Bunda bisa menambah frekuensi makannya, atau menambahkan porsi makanan selingannya. Memaksa si kecil makan justru akan mengganggu kemampuan alaminya dalam mengenali rasa lapar dan kenyang.

Lihat Sumber Artikel di The Asian Parent

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan The Asian Parent. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.

Share Artikel:

Oleh: Ida Umy Rasyidah

Artikel Pilihan