Pasangan sedang berdebat. (Futuready/Edited by HerStory)
Masalah KDRT atau kekerasan dalam rumah tangga masih banyak ditemui dalam kehidupan rumah tangga sejumlah pasangan. Biasanya KDRT ini muncul dari hal yang memicu konflik seperti perselingkuhan.
Kasus KDRT umumnya dilakukan oleh suami ke istri melalui berbagai cara, baik fisik, verbal, maupun seksual. Namun, rupanya penyebab KDRT gak hanya melulu soal selingkuh.
Di bawah ini terdapat 4 faktor klasik penyebab terjadinya KDRT dalam hubungan rumah tangga. Apa saja? Simak ulasannya dirangkum dari berbagai sumber.
Ketergantungan finansial istri pada suami menjadi salah satu penyebab. Biasanya istri bergantung pada suami dengan alasan istri yang tidak bekerja. Di sisi lain, kemandirian finansial istri juga bisa menjadi penyebab KDRT, sebab suami merasa tersinggung atau cemburu.
Membesarkan dan mengasuh anak-anak tentunya memerlukan keterampilan. Pasangan muda apakah sudah memilikinya? Belum matangnya emosional karena menikah mudah, menjadi salah satu faktor terjadinya KDRT.
Anak bahkan bisa menjadi pelampiasan rasa marah, cemas, dan frustrasi hingga depresi. Orangtua muda memiliki risiko lebih tinggi pada ketidakstabilan keuangan dan pendidikan yang lebih rendah.
Memiliki pendidikan tinggi, bagi seorang wanita sangatlah penting. Semakin tinggi pendidikan yang dimiliki wanita, semakin siap mereka untuk melawan hal-hal yang tidak diinginkan.
Penelitian telah menunjukkan bahwa perempuan dengan setidaknya beberapa pendidikan menengah memiliki risiko lebih rendah mengalami KDRT.
Sementara perempuan yang memiliki pendidikan lanjutan lebih mampu melarikan diri dari situasi yang kejam dan bertahan dengan kemandiriannya.
Mereka yang mengalami pelecehan biasanya percaya bahwa gak ada yang menginginkan mereka atau bahwa mereka gak pantas untuk dicintai. Maka mereka lebih cenderung mencoba menanggung pelecehan dengan harapan pelaku KDRT akan berubah.
Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama HerStory dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel yang tayang di website ini menjadi tanggung jawab HerStory.