Menu

Menstruasi 3 Kali dalam Sebulan, Wanita Ini Alami Adenomyosis, Apa Itu?

13 Juni 2022 13:05 WIB

ilustrasi wanita sedang menstruasi (Pinterest/Inspirehealthandspirit)

HerStory, Medan —

Belum lama ini viral kisah seorang wanita soal siklus menstruasinya yang gak normal. Sebelumnya ia mengaku gak mengalami menstruasi selama sebulan kemudian justru haidnya datang tiga kali dalam sebulan.

Ia mengaku sudah mengalami masalah menstruasi sejak tahun 2014 hingga 2015. Saat itu ia didiagnosa mengalami endometriosis dan sempat membaik.

Masalah yang serupa rupanya kembali dialaminya di tahun 2022 ini. Kali ini, ia didiagnosa menderita adenomyosis.

"Telat 1 bulan lama-lama jadi 3 kali (menstruasi) sebulan," tulis pemilik akun @Kim di video TikTok-nya.

Ia kemudian harus mengonsumsi obat hormon yang diresepkan oleh dokter. Tak hanya itu, ia harus menjalani diet low fodmap.

Adenomyosis terjadi ketika jaringan yang melapisi rahim atau endometrium tumbuh ke dalam dinding otot rahim. Jaringan yang dipindahkan terus bekerja secara normal, yakni menebal, pecah dan berdarah selama siklus menstruasi.

Kondisi ini bisa menyebabkan rahim membesar dan menstruasi yang berat serta menyakitkan. Sejauh ini, ahli belum yakin penyebab adenomyosis. Namun, penyakit ini biasanya sembuh setelah menopause.

Gejala Adenomyosis

Terkadang, adenomyosis ini tidak menyebabkan gejala atau hanya ketidaknyamanan ringan. Tapi, adenomyosis bisa menyebabkan beberapa kondisi berikut.

  1. Pendarahan menstruasi yang berat dan berkepanjangan

  2. Kram parah atau nyeri panggul yang tajam, seperti pisau selama menstruasi

  3. Nyeri panggul kronis

  4. Hubungan seks yang menyakitkan

Jika kamu mengalami pendarahan berat yang berkepanjangan atau kram berlebihan selama menstruasi, segera hubungi dokter, yah. Hal ini bertujuan untuk mengetahui penyebab dan mengatasi masalah yang mungkin kamu alami.

Artikel Pilihan