World Health Organization (WHO) mengeluarkan pedoman klinis atau penaganan wabah COVID-19 untuk wanita hamil. Enggak cuma untuk wanita hamil, WHO juga mengeluarkan pedoman tentang cara merawat pasien virus corona yang masih ana-anak dan juga lansia. Hal itu pun turut disampaikan oleh Direktur Jendera WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers, Senin (16/3/2020) lalu.

"Ini adalah penyakit serius. Meskipun bukti yang kami miliki menunjukkan bahwa mereka yang berusia di atas 60 tahun berada pada risiko tertinggi, namun orang-orang muda, termasuk anak-anak , ada yang telah meninggal," kata Tedros seperti dilaporkan CNN.

Baca Juga: COVID-19 Kian Merebak, Yuk Mengenal Vaksin mRNA-1273 Calon Obat Virus Corona!

Pusat Pengendalian dan Penyakit Amerika Serikat (CDC) juga menyatakan kalau wanita cenderung mengalami perubahan dalam tubuhnya selama kehamilan. Hal ini dapat berpengaruh pada meningkatnya risiko tubuh terkena infeksi.

Buat Beauty yang lagi jadi Bumil (Ibu Hamil), simak isi pedoman WHO berikut!

  • Pedoman WHO mencatat kalau enggak ada bukti wanita hamil datang dengan gejala yang berbeda atau berisiko lebih tinggi menderita penyakit parah. Sejauh ini, enggak ada bukti penularan dari ibu ke anak ketika infeksi itu muncul pada trimester ketiga.

  • Meskipun begitu dengan mempertimbangkan penularan asimtomatik COVID-19, semua wanita hamil  dengan riwayat kontak epidemiologi harus dipantau hati-hati.

Baca Juga: Jennifer Haller, Wanita Pertama yang Jadi Relawan Uji Coba Vaksin Corona

  • Wanita hamil dengan dugaan atau dikonfirmasi terinfeksi vrus corona, perlu diisolasi  dan harus memiliki akses perawatan yang tepat.

  • Semua wanita hamil yang baru terinfeksi atau pulih harus diberi informasi dan konseling tentang pemberian makan bayi (asupan janin) yang aman dan cara bagaimana untuk mencegah penularan virus.

Beauty, pedoman yang dikemukakan WHO tersebut juga menyatakan kalau hingga saat ini enggak ada bukti wanita hamil mengalami peningkatan risiko penyakit parah atau gangguan janin.

Semoga bermanfaat!

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.