Ratri Anindyajati adalah pasien Kasus 03 yang dinyatakan positif COVID-19 dan sudah sembuh setelah dirawat di RSPI Sulianti Saroso, Jakarta Utara. Ratri adalah satu dari tiga orang pertama yang positif terinveksi virus COVID-19 di Indonesia. Dua pasien lainnya, yang dilabeli Pasien 01 dan 02, adalah ibu dan adiknya sendiri yaitu, Maria Darmaningsih dan Sita Tyasutami.

Mantan pasien positif COVID-19 itu bercerita dan berpesan kepada pasien yang baru dinyatakan positif covid-19 untuk tidak panik. Sebab, pasien yang terinfeksi virus corona tipe 2 (SARS-CoV-2) bisa sembuh.

Baca Juga: CATAT! Ini Lho, Tips Work From Home untuk Cegah Penyebaran Virus COVID-19

"Yang baru tahu kalau mereka positif (COVID-19) juga jangan panik, semuanya pasti bisa sembuh," ujar Ratri dalam tayangan BBC Indonesia.

Ratri juga kerap membagikan sebuah video di akun Instagram pribadinya. Di video tersebut terlihat dirinya, ibu beserta sang adik membicarakan pengalaman ia selama berada di ruang isolasi dan proses penyembuhan dari virus COVID-19 tersebut. Didallam keterangan pada unggahan nya itu ia menuliskan terimakasih pada BBC Indonesia atas kesempatannya bisa membagikan cerita-cerita dan ia juga berharap semoga bisa berguna dan mengurangi kepanikan pada masyarakat.

Lihat postingan ini di Instagram

Senang sekali dapat kesempatan berbagi cerita ttg masa-masa di isolasi dan proses penyembuhan dari covid19. Terima kasih @bbcindonesia dan mas @silvanohajid utk kesempatannya. ???????????????? Semoga bisa berguna utk banyak orang dan membantu mengurangi kepanikan. #Repost from @bbcindonesia with Ratri Anindyajati, mulanya adalah “Pasien 03” - satu dari tiga orang pertama yang positif terinfeksi virus corona di Indonesia. Dua pasien lainnya, yang dilabeli Pasien 01 dan 02, adalah ibu dan adiknya, Maria Darmaningsih dan Sita Tyasutami. Ketiganya kini dinyatakan sudah sembuh dan kembali ke rumah. Kepada wartawan BBC Indonesia @silvanohajid, Ratri berbagi ceritanya. Menurut dia, “Karena saya mengalami langsung, jadi kalau kita bisa berbagi informasi untuk mengurangi kepanikan masyarakat Indonesia, saya mau berbagi.” . . #coronavirus #covid19indonesia #bbcindonesia #indonesialawancorona #polapikirpositif #positivity #bersyukur

Sebuah kiriman dibagikan oleh Ratri Anindyajati (@ratrianindya) pada 19 Mar 2020 jam 12:33 PDT

"Senang sekali dapat kesempatan berbagi cerita ttg masa-masa di isolasi dan proses penyembuhan dari covid19. Terima kasih @bbcindonesia dan mas @silvanohajid utk kesempatannya. Semoga bisa berguna utk banyak orang dan membantu mengurangi kepanikan." tulis Ratri pada kolom keterangan unggahan di akun Instagramnya.

Ratri menceritakan pengalamannya begitu mengetahui dirinya positif COVID-19. Dia justru lega saat diberitahu dokter RSPI Sulianti Saroso bahwa ia positif COVID-19.

"Itu pukul 02.00 WIB, saya dibangunin dokter dinyatakan positif, pertama saya kayak, kenapa dokter bangunin jam 02.00 pagi? Alasannya supaya tidak bikin panik," kata Ratri.

Setelah itu, Ratri lantas menulis laporan tersebut dan ia kirimkan ke keluarga. Kemudian ia melanjutkan tidurnya seperti semula. Ratri mengaku lega karena akhirnya tahu penyakit yang dideritanya. Menurut dia, hal ini lebih baik daripada diisolasi tetapi tidak tahu apa yang terjadi. Terlebih dia merasa kondisi tubuhnya tidak sakit.

Baca Juga: Tangkal Virus Corona, 7 Jus Sehat Ini Bisa Tingkatkan Imunitas Tubuh!

Ratri mengaku tak khawatir setelah dinyatakan positif COVID-19, karena ia tahu bahwa angka kesembuhan penyakit ini mencapai 98,9 persen. Menurutnya, yang membuat mereka khawatir adalah tahu secara tiba-tiba lewat media dan rumahnya dikerubungi wartawan.

"Tapi waktu tahu ibu sama adik saya positif ya saya enggak apa-apa, saya tahu mereka bakal sembuh, dan malah bagus mereka diisolasi," kata dia.

Adapun ibu dan adik Ratri merupakan dua kasus COVID-19 pertama di Indonesia. Mereka bertiga berhasil sembuh setelah dua minggu lebih diisolasi di RSPI Sulianti Saroso.

Ia juga berpesan kepada semua pasien positif COVID-19 untuk fokus pada penyembuhan masing-masing. Kuncinya, kata Ratri, harus hati-hati, jaga diri, dan tetap disiplin.

Baca Juga: Aktris Hollywood Emma Stone Batal Nikah Pekan Ini, untuk Cegah Penyebaran Virus COVID-19!

"Pesan dari kami, yang masih positif COVID-19, tetap semangat dan fokus ke self healing karena ini benar-benar bisa sembuh dan bisa sehat kembali," kata Ratri.

Juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menuturkan per 19 Maret 2020 jumlah pasien yang positif COVID-19 sebanyak 309 orang. Dari jumlah tersebut, terdapat 15 pasien telah dinyatakan sembuh, sementara jumlah yang meninggal sebanyak 25 orang.