Pada masa pandemi COVID-19, durasi tidur setiap hari memang menjadi faktor yang harus disorot. Pasalnya, kurangnya tidur yang berkualitas juga akan menurunkan ketahanan tubuh akan penyakit yang menyebar.

Namun, bukan hanya tidur yang cukup, kamu juga perlu tidur yang berkualitas. Kalian pernah 'kan merasa capek walaupun sudah tidur dengan durasi yang cukup?

Seperti misalnya, kamu sedang berada di perjalanan menggunakan pesawat terbang untuk durasi cukup lama. Mungkin sekitar 5 jam. Walaupun kamu tertidur selama itu, tetapi ketika bangun, kenapa badan masih terasa capek ya? 

Nah, seperti dilansir dari kanal Youtube Kok Bisa, ternyata, rahasianya ada di cara kita tidur, lho! Seperti napas, tidur juga memiliki ritmenya tersendiri.

Ritme tidur kita ini dinamakan Ultradian Sleep Cycle. Ultradian Sleep Cycle sendiri adalah gelombang otak kita yang diamati oleh peneliti selama kita tidur.

Nah, dengan ini, kita bisa ngintip pola atau ritme berulang dalam gelombang otak kita ketika tidur. Ritmenya sendiri disebut Ultradian Sleep Cycle. Nah, pada ritme ini, terdapat 4 tahapan tidur yang terjadi. Apa saja ya tahapannya? Yuk, kita bahas bareng-bareng!