Ribeye steak (Shutterstock/Edited By HerStory)
Beauty, jika kamu makan steak di restoran, biasanya pelayan akan menanyakan tingkat kematangan daging yang kamu inginkan. Pasalnya tingkat kematangan steak daging sapi memengaruhi teksturnya, lho.
Gak hanya itu, hal ini juga memengaruhi nutrisi yang ada dalam makanan tersebut. Apalagi di dalam daging terdapat banyak bakteri yang mana jika cara masaknya salah maka dikhawatirkan bakteri yang ada akan membahayakan tubuh.
Lalu, tingkat kematangan steak seperti apa yang baik bagi kesehatan tubuh? Yuk, simak ulasan selengkapnya dalam artikel yang sudah HerStory rangkum berikut ini, ya.
Steak rare memiliki tingkat kematangan yang paling rendah. Biasanya suhu internal yang digunakan untuk menghasilkan steak daging rare berkisar antara 49 hingga 55 derajat celsius.
Pada proses pemasakan, daging akan diletakkan pada panggangan panas selama 5 menit, kemudian daging akan dibalik lalu dipanggang sisi satunya selama lebih kurang 3 menit.
Steak rare yang telah matang memiliki tekstur lembut dan berwarna merah pada bagian tengah, sedangkan sisi-sisinya berwarna kecokelatan dan sedikit gosong di bagian luar.
Steak medium rare memiliki tingkat kematangan satu tingkat diatas rare. Suhu internal yang digunakan berkisar antara 55 hingga 57 derajat celsius dengan waktu pemasakan selama 5 menit pada sisi pertama dan 4 menit pada sisi selanjutnya.
Steak medium rare yang telah matang memiliki bagian tengah berwarna merah muda atau sedikit merah cerah. Selain itu, pada bagian sisi-sisi steak berwarna kecokelatan dengan sisi atas dan bawah berwarna cokelat tua.
Tekstur permukaan steak medium rare juga lebih keras, tetapi lembut di dalam dengan cairan mioglobin yang akan keluar ketika kamu memotong daging steak tersebut.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.