Ribeye steak (Shutterstock/Edited By HerStory)
Steak dengan tingkat kematangan medium menjadi favorit bagi sebagian orang. Pasalnya, tekstur yang dihasilkan begitu pas di lidah. Steak medium memiliki warna merah muda terang pada bagian tengah, dengan tiap sisinya berwarna kecoklatan hingga coklat pekat.
Untuk mendapatkan steak dengan tingkat kematangan ini, kamu harus memanggangnya dengan suhu internal 60 hingga 66 derajat celsius dengan panggangan panas selama 6 menit pada sisi pertama dan 4 menit pada sisi lainnya.
Steak medium well memiliki warna kecokelatan hingga cokelat tua yang lebih dominan, dengan sedikit warna merah muda pada sisi tengah atau sisi-sisinya. Tekstur steak ini hampir matang seutuhnya, tetapi masih sedikit lembut pada bagian tengah daging.
Tingkat kematangan ini bisa diperoleh dengan cara memanggang daging selama 7 menit pada sisi pertamanya, lalu balik dan panggang lagi sisi lainnya selama 6 menit dengan suhu internal 68 hingga 74 derajat celsius.
Well done atau disebut juga dengan matang sempurna memiliki tekstur padat dengan kadar air yang jauh lebih sedikit. Untuk mendapatkan tingkat kematangan ini, daging harus dipanggang pada suhu internal minimal 74 derajat celsius. Waktu pemanggangan juga terbilang lama, yakni 10 hingga 12 menit per sisinya.
Meski matang sempurna, banyak orang yang tidak terlalu suka dengan steak well done. Sebab, tekstur yang dihasilkan lebih padat, apalagi jika potongan daging tersebut terlalu tebal atau terlalu lebar.
Nah, dalam studi dari Academy of Nutrition and Dietetics dijelaskan bahwa steak daging sapi perlu dimasak dengan suhu internal yang mencapai 62,8 derajat celsius.
Untuk menjamin tingkat keamanannya, steak juga perlu didiamkan lagi selama tiga menit, Beauty. Jadi, steak medium, medium well, serta well done dinilai memiliki tingkat kematangan yang sehat dan aman untuk dikonsumsi.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.