Pemerintah Indonesia telah mengambil langkah tegas akibat pandemi virus corona. Sejak pekan lalu (16/3/2020) sekolah dibeberapa wilayah Indonesia telah diliburkan, perkantoran pun banyak yang sudah ditugaskan untuk work from home. Hal tersebut dilakukan demi menekan laju perkembangan kasus virus corona yang kian meningkat.

Banyak masyarakat yang mendukung program tersebut, salah satunya datang dari influencer Andra Alodita. Melalui instagram pribadinya, ia menceritakan pengalamannya menjalani masa-masa work from home sembari mengurus anak yang juga libur panjang.

Baca Juga: Work From Home? Yuk, Intip Potret Keseruan Ayu Dewi dan Keluarga Saat Berada di Rumah!

Ia bercerita bahwa work from home tak seindah yang ada di bayangannya. Bahkan tiga hari menjalani masa-masa itu, ia sempat merasakan stres hingga marah-marah sendiri. Hal tersebut disebabkan oleh rasa kewalahannya dalam membagi waktu bersama sang anak.

"Selamat pagi, apakabar semuanya? Are you guys okay? Tiga hari pertama menerapkan full time work from home, ternyata gak semudah yang aku bayangkan. Biasanya bisa kerja karena ibu kecil sekolah, tapi sekarang waaah bingung bagi waktunya. Awal-awal aku juga stres, panik, marah-marah sendiri.. diajak meditasi juga gak bisa karena emosiku naik turun," tulisnya di keterangan foto.

Lihat postingan ini di Instagram

Selamat pagi, apakabar semuanya? Are you guys okay? ???? _ Tiga hari pertama menerapkan full time work from home, ternyata gak semudah yang aku bayangkan. Biasanya bisa kerja karena ibu kecil sekolah, tapi sekarang waaah bingung bagi waktunya ???? Awal-awal aku juga stres, panik, marah-marah sendiri.. diajak meditasi juga gak bisa karena emosiku naik turun. _ Pelan-pelan aku mulai membaik. Aku telfonan dengan 2 teman baikku, dan aku cerita kalau aku “tantrum” menghadapi semua ini. Dan aku sadar, saat ini, semua orang sedang berjuang. Berjuang sama-sama. Kita saling bantu, saling jaga, saling tolong, saling sayang (heheh mewek kan nih nulisnya). _ Sebagai seseorang yang punya histori kecemasan/anxiety seperti aku, tentunya apa yang terjadi di luar sana bisa jadi pemicu dan menarik aku ke “jurang kegelapan”. Ku ingat-ingat lagi.. jangan lupa bersyukur atas hari ini (bisa dibantu dengan menulis jurnal), kalau butuh pertolongan juga harus bilang, berani berkata “tidak” jika memang kita lagi butuh space untuk menyendiri, batasi diri dengan informasi yang bisa memicu kepanikan dan kecemasan. _ Sampai pagi ini, aku juga masih berjuang. Ingat, kita sama-sama berjuang ya teman-teman ?????? I hope you’re okay, teman-teman onlineku ???? #dirumahaja

Sebuah kiriman dibagikan oleh Andra Alodita (Andra) (@alodita) pada 22 Mar 2020 jam 7:19 PDT

Meski sempat mengalami hal buruk, istri musisi Abenk Alter ini mengaku kondisinya perlahan membaik. Setelah curhat dengan sahabatnya, ia mulai sadar bahwa ini merupakan salah satu perjuangan untuk membasmi pandemi yang melanda banyak negara di dunia.

Baca Juga: Waw! Ini 6 Langkah Tepat untuk Menjaga Kesehatan Mental

"Pelan-pelan aku mulai membaik. Aku telfonan dengan 2 teman baikku, dan aku cerita kalau aku “tantrum” menghadapi semua ini. Dan aku sadar, saat ini, semua orang sedang berjuang. Berjuang sama-sama. Kita saling bantu, saling jaga, saling tolong, saling sayang (heheh mewek kan nih nulisnya)," tambahnya.

Bukan tanpa sebab, ternyata ia sebelumnya memang memiliki gangguan kecemasan. Itu lah yang menyebabkannya mudah tersulut emosi saat sedang kelelahan. Menyadari hal tersebut, kini ia berusaha untuk lebih bersyukur. Tak hanya itu, ia juga mulai membatasi diri dengan penyebab lain yang akan membuatnya cemas.

Baca Juga: Jalani Work From Home? Hindari Bekerja di Atas Tempat Tidur, Bahaya!

"Sebagai seseorang yang punya histori kecemasan/anxiety seperti aku, tentunya apa yang terjadi di luar sana bisa jadi pemicu dan menarik aku ke “jurang kegelapan”. Ku ingat-ingat lagi.. jangan lupa bersyukur atas hari ini (bisa dibantu dengan menulis jurnal), kalau butuh pertolongan juga harus bilang, berani berkata “tidak” jika memang kita lagi butuh space untuk menyendiri, batasi diri dengan informasi yang bisa memicu kepanikan dan kecemasan. sampai pagi ini, aku juga masih berjuang. Ingat, kita sama-sama berjuang ya teman-teman. I hope you’re okay, teman-teman onlineku #dirumahaja" tutupnya.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.