Bagi kehidupan rumah tangga, pengaturan keuangan yang baik bisa dibilang menjadi salah satu faktor penting bagi kenyamanan dan ketentraman rumah tangga.

Dilansir dari rekan sindikasi Herstory, Finansialku.com, William Betcher, M.D, dan Robie Macauley di bukunya yang berjudul The Seven Basic Quarrels of Marriage berpendapat bahwa masalah keuangan mendominasi masalah dalam kehidupan rumah tangga.

Pernikahan adalah penyatuan dari dua insan dan dua keluarga. Nah, oleh karena itu, apakah catatan keuangannya harus dipisah atau digabung, ya? Yuk, kita tengok tips-tips mengatur keuangan rumah tangga agar hidup lebih tentram dan nyaman!

Buat Catatan Pengeluaran dan Penghasilan

Memiliki catatan pengeluaran yang baik bisa membantu semua orang, bukan hanya pasangan suami-istri saja, untuk memahami seberapa efektif seseorang mengelola keuangan pribadi.

Ketika pasangan menikah, pencatatan pengeluaran dan pemasukan bisa dilakukan bersama dengan menggabungkan catatan keuangan suami dan istri, sehingga adanya catatan baru yang diberi nama catatan bersama.

Baca Juga: Baru Nikah, Bingung Cara Merencanakan dan Mengatur Keuangan? Yuk, Intip Tips Jitunya!

Catatan bersama bisa meliputi belanja bulanan, biaya pemeliharaan rumah, dana pendidikan anak, dan biaya lain yang kalian tanggung bersama. Dengan memiliki pencatatan bersama, pasangan bisa melakukan evaluasi atas pengelolaan keuangan keluarga, apakah sudah efektif, apa sudah seimbang, dan sebagainya.