Beberapa negara di dunia kini sedang menghadapi pandemi virus corona, salah satunya adalah Indonesia. Berdasarkan data pada (24/3/2020) sebanya 686 Kasus, 55 Meninggal, 30 Sembuh dari COVID-19 ini. Seiring berjalannya waktu, angka tersebut makin meningkat.

Duka yang mendalam pasti dirasakan oleh keluarga yang ditinggalkan. Jenazah yang terpapar corona harus dikuburkan sesuai dengan aturan yang ketat. Salah satu kisah pilu yang viral di media sosial datang dari akun @evarahmisalama. Ia membagikan ceritanya yang harus menguburkan sang Ibunda tanpa ada kerabat yang datang akibat COVID-19.

Baca Juga: Pilu! Dokter Muda Ini Tunda Nikah dan Meninggal Dunia Akibat Virus Corona

"Mama tersayang.. Izinkan kami bertiga melepas kepergianmu. Ya, hanya kami bertiga, tanpa teman, sodara, tetangga ataupun rekan kerja.. Sedih yg teramat sangat tdk bs menghadirkan mereka disini utk melepas kepergianmu.. tapi ini demi kebaikan mereka," tulisnya dalam keterangan foto.

Lihat postingan ini di Instagram

Mama tersayang.. Izinkan kami bertiga melepas kepergianmu. Ya, hanya kami bertiga, tanpa teman, sodara, tetangga ataupun rekan kerja.. Sedih yg teramat sangat tdk bs menghadirkan mereka disini utk melepas kepergianmu.. tapi ini demi kebaikan mereka. Mama sudah tenang sekarang tanpa peralatan medis di tubuh mama.. tak terbayangkan penderitaan mama kemarin berjuang sendirian melawan virus jahanam. Semoga itu menjadi penghapus dosa mama selama mama di dunia...aamiin ya Allah ????. Maafkan kami yang belum bisa membahagiakan mamah.. yang pasti Eva & Frank, Harris, Hanif selalu kangen mamah, senyum tulus mamah, kebaikan hati mamah, nasi goreng buatan mamah, guyonan mamah dll.. kita sebagai anak hanya bisa slalu mendoakan yg terbaik buat mamah.. *alfatihah Ya Allah perkenankan makhluk Mu yang terindah dan terbaik ini ditempatkan di surga Mu.. Ampuni segala dosanya, lapangkanlah kuburnya..terima amal ibadahnya dan semoga mama husnul khotimah, syahidah.. aamiin aamiin yra ???????????? “Kematian karena wabah adalah surga bagi setiap muslim (yang meninggal karenanya)”, demikian sabda Rasulullah Muhammad saw (HR Bukhari). #covid19 #coronavirus

Sebuah kiriman dibagikan oleh Eva Rahmi Salama (@evarahmisalama) pada 19 Mar 2020 jam 2:40 PDT

Dalam foto tersebut, prosesi pemakaman terlihat sangat sepi. Meskipun merasa sangat sedih, Eva tetap percaya bahwa ini semua adalah jalan yang terbaik untuk sang Ibunda. Tak lupa ia juga menyelipkan doa untuk ibunya agar diberikan tempat yang layak di sisi-Nya.

Baca Juga: Dokter Handoko Jadi Garda Depan Urus Pasien Corona, Kirana Larasati Minta Doa Lewat Cuitannya

"Mama sudah tenang sekarang tanpa peralatan medis di tubuh mama.. tak terbayangkan penderitaan mama kemarin berjuang sendirian melawan virus jahanam. Semoga itu menjadi penghapus dosa mama selama mama di dunia...aamiin ya Allah . Maafkan kami yang belum bisa membahagiakan mamah.. yang pasti Eva & Frank, Harris, Hanif selalu kangen mamah, senyum tulus mamah, kebaikan hati mamah, nasi goreng buatan mamah, guyonan mamah dll.. kita sebagai anak hanya bisa slalu mendoakan yg terbaik buat mamah.. *alfatihah. Ya Allah perkenankan makhluk Mu yang terindah dan terbaik ini ditempatkan di surga Mu.. Ampuni segala dosanya, lapangkanlah kuburnya..terima amal ibadahnya dan semoga mama husnul khotimah, syahidah.. aamiin aamiin yra. “Kematian karena wabah adalah surga bagi setiap muslim (yang meninggal karenanya)”, demikian sabda Rasulullah Muhammad saw (HR Bukhari). #covid19 #coronavirus," tutupnya.

Dua hari setelah kehilangan sang ibu, ia kembali ditinggalkan oleh orang terkasih yaitu ayahnya. Hal tersebut ia kabarkan melalui unggahannya di instagram.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.