Ilustrasi mual. (Healthline/Edited by Herstory)
Siapa yang tak kenal dengan obat yang identik dengan perjalanan ini? Antimo memiliki kandungan dimenhydrinate yang berfungsi untuk mengatasi mual, muntah, serta pusing berputar akibat mabuk perjalanan. Kandungan ini akan menekan rangsangan berlebih pada sistem keseimbangan di telinga bagian dalam yang dapat memicu rasa mual dan pusing.
Salah satu efek samping yang sering dirasakan saat mengkonsumsi obat ini adalah mengantuk. Obat ini dijual bebas dan dapat dikonsumsi oleh dewasa dan anak-anak di atas usia 12 tahun untuk bentuk tabletnya. Konsumsi obat ini 30 menit sebelum perjalanan.
Obat satu ini digunakan untuk mengatasi mual dan muntah karena sakit maag. Beberapa kandungan yang terdapat pada Polysilane antara lain aluminium hidroksida dan magnesium hidroksida (antasida yang dapat menetralkan asam lambung), serta simethicone (mengurangi gas di dalam saluran pencernaan).
Obat ini dapat dikonsumsi 1 hingga 2 jam sebelum atau setelah makan dan menjelang tidur. Ada banyak bentuk sediaan untuk obat ini, seperti tablet kunyah dan obat cair.
Obat untuk mengatasi mual dan muntah selanjutnya adalah Dramamine. Obat ini juga digunakan untuk mengatasi mabuk perjalanan, meredakan mual, muntah, serta vertigo yang muncul karena infeksi telinga, labirinitis, tindakan bius, serta terapi sinar.
Obat ini mengandung dimenhydrinate, dapat dikonsumsi oleh dewasa dan anak-anak usia 6 tahun ke atas. Konsumsi obat ini 30 menit sebelum melakukan perjalanan agar efek yang dihasilkan dapat maksimal.
Itulah empat rekomendasi obat untuk mengatasi mual dan muntah. Semoga bermanfaat.
Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.