Menu

Waspadai Inflammatory Bowel Disease (IBD) yang Sering Disepelekan, Bisa Sebabkan Kematian

22 Mei 2024 03:30 WIB
Waspadai Inflammatory Bowel Disease (IBD) yang Sering Disepelekan, Bisa Sebabkan Kematian

RS Abdi Waluyo (istimewa)

HerStory, Jakarta —

Dalam rangka memperingati World Inflammatory Bowel Disease  Day 2024, RS Abdi Waluyo mengangkat tema “IBD has no borders”. Seminar Awam “Kiat mendeteksi dan mengatasi penyakit Radang Usus/IBD” dan FunWalk. Tujuannya untuk menyerukan pentingnya kepedulian terhadap IBD atau peradangan usus kronis yang dapat mengakibatkan komplikasi berat bahkan kematian penderitanya. 

Kepedulian terhadap IBD di dunia termasuk di Indonesia masih sangat rendah dan gejalanya sering terabaikan, karena mirip dengan gejala diare biasa. Pasien dengan IBD memiliki angka mortalitas 17.1 per 1000 orang per tahun, dibandingkan dengan kelompok kontrol 12.3 per 1000 orang per tahun. 

IBD merupakan sekelompok penyakit autoimun yang ditandai dengan peradangan pada usus kecil dan  besar. Di mana elemen sistem pencernaan diserang oleh sistem kekebalan tubuh sendiri. IBD merupakan penyakit inflamasi yang memiliki penyebab multifaktorial. 

Pada dasarnya, IBD terbagi menjadi 3 tipe, yaitu Ulcerative Colitis (UC) dan Crohn’s Disease (CD). Kini terdapat juga tipe yang lain dari IBD, yaitu Colitis Indeterminate (Unclassified). Pada UC, terjadi peradangan dan luka di sepanjang lapisan superfisial usus besar dan rectum, sehingga sering merasa nyeri di bagian kiri bawah perut. 

Sedangkan pada CD, terjadi peradangan hingga lapisan saluran pencernaan yang lebih dalam, sehingga sering merasa nyeri di bagian kanan bawah perut namun pendarahan dari rektum cenderung lebih jarang. 

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.

Halaman:

Share Artikel:

Oleh: Ida Umy Rasyidah