Menu

Enggak Selamanya Makanan Manis Itu 'Jahat', Ternyata Ini Manfaatnya...

03 April 2020 14:15 WIB
Enggak Selamanya Makanan Manis Itu 'Jahat', Ternyata Ini Manfaatnya...

Seorang wanita yang sedang memakan sepotong kue (Unsplash/Lusia Schetinger)

HerStory, Jakarta —

Biasanya, makanan manis identik dengan dessert atau camilan manis lainnya. Seperti kue lava, pudding, kue kering, hingga minuman manis lainnya. Mungkin banyak di antara Beauty, menghindari makanan manis dengan dalih 'takut gemuk'.  Rasanya yang lezat dan terkadang dianggap 'jahat' bagi sebagian orang, makanan manis juga mendulang manfaat bagi kesehatan tubuh.

Beauty, makanan manis itu enggak selamanya 'jahat' lho! Enggak selamanya kegemukan atau obesitas bahkan penyakit diabetes, disebabkan karena mengonsumsi makanan yang manis. 

Baca Juga: 7 Manfaat Bawang Bombay Bagi Kesehatan yag Perlu Kamu Tahu

Beauty penasaran dengan manfaat apa aja yang diperoleh dengan mengonsumsi makanan manis? Melansir dari laman lifehack, Jumat (2/4/2020), berikut lima manfaat di antaranya:

Ada nutrisi di dalamnya

Beauty, ada alasan mengapa tubuh menginginkan makanan penutup dengan rasa yang manis. Diet rendah karbohidrat sering mengabaikan fakta kalau karbohidrat adalah nutrisi penting bagi tubuh. Walaupun makanan penutup mungkin bukan bentuk karbohidrat yang sehat, indulgensi yang tepat dapat menyulut tubuh dan juga pikiran.

Beauty, enggak selamana dessert manis perlu kamu takuti lho! Makanan manis seperti pai labu atau cokelat hitam mengandung banyak sumber makanan utuh yang menyediakan vitamin, serat, dan juga antioksidan yang diperlukan dalam dietmu.

Bikin bahagia!

Daripada terus disakiti sama doi, mending cari kebahagiaan lewat makanan manis deh, Beauty! Sadar enggak sih, kalau lagi mengonsumsi makanan manis, pasti kamu langsung auto bahagia! Tahu enggak itu kenapa?

Menurut The Nest, makanan yang memiliki persentase karbohidrat tinggi secara alami membantu otak dan tubuh untuk memproduksi bahan kimia yang berkontribusi terhadap kesejahteraan emosional secara keseluruhan.

Memanjakan diri dengan mengonsumsi makanan manis favorit mengubah pikiran dan tubuh dengan cara yang positif. Manfaatkan sepenuhnya proses ilmiah ini dengan membiarkan diri menikmati makanan manis tanpa rasa salah yang berlebihan.

Baca Juga: Katanya Minum Es saat Menstrusi Bikin Darah Beku? Ternyata Ini Lho Manfaatnya Minum Es!

Bisa mengontrol berat badan

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang dewasa yang menikmati makanan penutup tetapi bergizi memiliki peluang lebih besar untuk sukses dalam program diet yang tengah dijalani. Hal ini benar, karena tubuh akan merespon sebagian kecil dari makanan penutup yang memuaskan hasrat selera mereka.

Memilih untuk menjauhi makanan manis, justru membuatmu terbayang-bayang dan melampiaskan ke banyak makanan lainnya. Menyeimbangkan indulgensimu dengan makan yang lebih sehat dan olahraga teratur lebih cenderung mengarah pada diet yang berhasil daripada menghilangkannya.

Enggak selamanya makanan manis itu berbentuk camilan

Kamu bisa mengubah makanan manis itu dengan buah. Buah adalah bagian penting dari asupan nutrisi harian yang membuatmu tetap sehat., sehat, kuat, dan kebal terhadap penyakit tertentu.

Menambahkan raspberry dan blueberry ke dalam semangkuk yogurt Yunani beku membuat makanan penutup yang sehat. Jangan takut untuk menjadi kreatif; mulai dari stroberi berlapis cokelat hingga vanilla dan smoothie mangga, bisa kamu nikmati tanpa perlu takut gemuk.

Mengatasi efek samping dari diet

Menurut National Eating Disorders Association, mengurangi asupan karbohidrat dan gula membuat tubuh kekurangan glukosa yang diperlukan untuk diet. Diet sebenarnya dapat meningkatkan perasaan lesu, kabut mental, dan juga gangguan. Kmau bisa mengatasinya dengan menyelipkan makanan manis dalam menu dietmu.

Semoga bermanfaat!

Baca Juga: Sering Dianggap Gak Sehat, Ternyata Coklat Bawa Banyak Manfaat Bagi Tubuh Lho! Salah Satunya...

Ketinggalan informasi bikin kamu insecure, Beauty. Yuk, ikuti artikel terbaru HerStory dengan klik tombol bintang di Google News.